RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, TANJUNG – Antusiasme warga yang memadati Puskesmas Ampah, Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah membawa kebahagiaan tersendiri bagi tenaga kesehatan setempat.
Bagi dr Nency Saragih, kehadiran program operasi katarak gratis Satu Cahaya Berjuta Cerita menjadi angin segar bagi masyarakat yang selama ini menghadapi keterbatasan akses untuk mendapatkan layanan dokter spesialis mata.
Tenaga kesehatan Puskesmas Ampah tersebut menuturkan pelaksanaan operasi katarak gratis yang berlangsung pada Jumat (9/10/2026) berjalan lancar. Sebanyak 70 pasien menjadi sasaran kegiatan yang mendapat sambutan positif dari masyarakat.
“Proses hari ini bagus dan lancar. Antusiasme warga sangat tinggi, sampai memenuhi area Puskesmas Ampah untuk ikut dalam kegiatan ini,” ujar Nency.
Menurutnya, tingginya antusiasme masyarakat menunjukkan pentingnya kehadiran layanan kesehatan mata yang lebih mudah dijangkau. Pasalnya, tidak semua warga memiliki kemudahan untuk memperoleh penanganan katarak, terutama karena keterbatasan akses terhadap dokter spesialis mata di wilayah tersebut.
Warga yang membutuhkan pemeriksaan maupun tindakan medis harus mempertimbangkan sejumlah hal, mulai dari jarak perjalanan, biaya transportasi, hingga kebutuhan pendamping selama perjalanan. Kondisi ini menjadi tantangan tersendiri, khususnya bagi pasien yang membutuhkan bantuan untuk bepergian ke fasilitas kesehatan di luar daerah.
Nency menjelaskan, rumah sakit terdekat di Kota Buntok juga belum memiliki dokter spesialis mata. Akibatnya, warga harus menempuh perjalanan lebih jauh untuk mendapatkan layanan yang diperlukan. Tidak sedikit pasien yang membutuhkan pendamping agar perjalanan menuju fasilitas kesehatan dapat dijalani dengan lebih mudah.
Kondisi tersebut membuat pelaksanaan operasi katarak gratis di Puskesmas Ampah memiliki arti penting bagi masyarakat. Kehadiran layanan ini membantu mendekatkan penanganan medis kepada warga sekaligus mengurangi hambatan yang selama ini mereka hadapi.
Ia pun menyampaikan rasa syukurnya atas kolaborasi berbagai pihak yang memungkinkan program tersebut terlaksana di wilayah Ampah dan sekitarnya.
“Sangat bahagia dan bersyukur sekali pihak perusahaan, PT Adaro Indonesia, YABN, dan mitra menyelenggarakan kegiatan ini karena warga Dusun Tengah sangat antusias,” katanya.
Program Satu Cahaya Berjuta Cerita terlaksana melalui kolaborasi PT Saptaindra Sejati (SIS), PT Adaro Indonesia, Yayasan Amanah Bangun Negeri (YABN), dan PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA), dengan menggandeng CV Pelita Pusaka Indomedika sebagai mitra pelaksana operasi.
Bagi tenaga kesehatan, kegiatan tersebut tidak hanya membantu pasien memperoleh tindakan medis, tetapi juga menjadi upaya untuk memperluas akses pelayanan kesehatan mata bagi masyarakat yang membutuhkan.
Layanan yang hadir lebih dekat diharapkan dapat mendorong warga untuk mendapatkan penanganan tanpa terbebani kendala perjalanan yang terlalu jauh.
Nency berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Dengan begitu, semakin banyak masyarakat yang membutuhkan dapat memperoleh manfaat langsung, terutama warga yang selama ini kesulitan menjangkau layanan dokter spesialis mata.
“Harapannya, ke depannya kegiatan ini bisa terus ada bagi masyarakat dan konsisten diselenggarakan untuk terus memberikan dampak langsung kepada yang membutuhkan,” ujarnya.
Pelaksanaan di Kabupaten Barito Timur sekaligus menutup rangkaian program operasi katarak gratis Satu Cahaya Berjuta Cerita yang sebelumnya telah diselenggarakan di lima kabupaten lainnya. Program ini melanjutkan upaya kolaborasi berbagai pihak dalam memperluas akses layanan kesehatan mata bagi masyarakat.
Editor : Fauzan Ridhani