51 Warga Barito Selatan Jalani Operasi Katarak Gratis

Ibnu Dwi Wahyudi • Dipublikasikan Kamis, 8 Oktober 2026 | 13:23 WIB
APRESIASI: Wakil Bupati Barito Selatan, Kristianto Yudha menerimakan bantuan operasi katarak dari Govrel Department Head PT Adaro Indonesia, M Antoni Kurniawan untuk warga Barito Selatan.
APRESIASI: Wakil Bupati Barito Selatan, Kristianto Yudha menerimakan bantuan operasi katarak dari Govrel Department Head PT Adaro Indonesia, M Antoni Kurniawan untuk warga Barito Selatan.

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BUNTOK — Sebanyak 51 warga Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah ditargetkan menjalani operasi katarak gratis melalui program “Satu Cahaya, Berjuta Cerita” di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda), Buntok, Rabu (7/10/2026).

Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi Pemerintah Kabupaten Barito Selatan melalui Dinas Kesehatan bersama PT Adaro Indonesia, Yayasan Amanah Bangun Negeri (YABN), PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA), dan PT Saptaindra Sejati (SIS). Pelaksanaan operasi juga bermitra dengan Pelita Pusaka Indomedika.

Wakil Bupati Barito Selatan, Kristianto Yudha mengapresiasi kolaborasi berbagai pihak dalam menghadirkan layanan operasi katarak gratis bagi masyarakat.

Menurut Kristianto, kegiatan tersebut menunjukkan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memperluas akses pelayanan kesehatan, sekaligus mencerminkan nilai solidaritas dan kepedulian terhadap masyarakat.

“Program ini juga menjadi wujud perhatian pemerintah dalam menekan angka kebutaan akibat katarak dan memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk mendapatkan pengobatan serta meningkatkan kualitas hidup,” ujarnya.

OPERASI KATARAK: Para warga usai menjalani operasi katarak program Satu Cahaya Berjuta Cerita berpose bersama jajaran Yayasan Amanah Bangun Negeri (YABN), PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA), dan PT Saptaindra Sejati (SIS).
OPERASI KATARAK: Para warga usai menjalani operasi katarak program Satu Cahaya Berjuta Cerita berpose bersama jajaran Yayasan Amanah Bangun Negeri (YABN), PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA), dan PT Saptaindra Sejati (SIS).

Sementara itu, M Antoni Kurniawan, Govrel Department Head PT Adaro Indonesia, mengatakan program operasi katarak merupakan bentuk komitmen Adaro Indonesia bersama para mitra untuk membantu masyarakat, khususnya kelompok ekonomi lemah, mendapatkan akses layanan kesehatan mata yang lebih dekat dan berkualitas.

“Sejak 2003, kontribusi tersebut telah membantu sekitar 7.500 mata melalui operasi katarak,” kata Antoni.

Antoni menyebutkan, pada 2026 program tersebut ditargetkan menjangkau 397 mata di enam kabupaten wilayah operasional perusahaan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 51 mata ditargetkan di Kabupaten Barito Selatan.

Melalui program Operasi Buta Katarak “Satu Cahaya, Berjuta Cerita”, masyarakat penerima manfaat diharapkan dapat melihat lebih jelas sehingga mampu kembali menjalankan aktivitas sehari-hari dan meningkatkan kualitas hidup.

Editor : Fauzan Ridhani
PT Bukit Makmur Manduru Utama (BUMA) operasi katarak gratis PT Adaro Indonesia Buntok YABN