RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BANJARMASIN – Membangun keluarga tak cukup hanya bermodal niat menikah. Kesiapan mental, pengetahuan, kesehatan, hingga kemampuan merencanakan kehidupan keluarga juga perlu dipersiapkan.
Pesan itu yang dibawa DPPKBPM Kota Banjarmasin saat menggelar Pertemuan Sinergitas Program Bangga Kencana bagi Universitas/Akademik di STIMI Banjarmasin.
Forum yang diikuti puluhan mahasiswa ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi dengan perguruan tinggi sekaligus mengenalkan program Bangga Kencana kepada generasi muda.
Kabid Keluarga Berencana DPPKBPM Kota Banjarmasin, Rimalia mengatakan mahasiswa menjadi kelompok penting untuk diberikan pemahaman mengenai perencanaan kehidupan berkeluarga.
“Mahasiswa ini merupakan generasi yang nantinya akan membangun keluarga. Karena itu, pemahaman mengenai perencanaan kehidupan berkeluarga perlu diberikan sejak mereka masih berada di bangku perguruan tinggi,” ujarnya, Jumat (25/9/2026).
Menurutnya, Bangga Kencana bukan semata-mata berbicara mengenai keluarga berencana. Program tersebut juga berkaitan dengan pembangunan keluarga dan kependudukan.
Karena itu, edukasi sejak usia muda dinilai penting. Mahasiswa diharapkan tidak hanya memikirkan pendidikan dan karier, tetapi juga memiliki bekal pengetahuan ketika nantinya memasuki kehidupan berkeluarga.
“Harapannya, generasi muda bisa merencanakan masa depannya dengan baik. Termasuk ketika nanti membangun keluarga, sehingga keluarga yang dibentuk benar-benar berkualitas,” jelas Rimalia.
Ia menambahkan perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam mendukung penyebarluasan informasi tentang Bangga Kencana. Lingkungan kampus dinilai menjadi tempat yang tepat untuk membangun kesadaran generasi muda mengenai pentingnya perencanaan keluarga.
DPPKBPM Banjarmasin mendorong agar sinergi dengan perguruan tinggi tidak berhenti pada satu kegiatan. Kolaborasi diharapkan dapat terus dikembangkan melalui berbagai aktivitas edukasi yang menyasar mahasiswa.
“Kami berharap perguruan tinggi bisa menjadi mitra dalam menyampaikan program Bangga Kencana. Bukan hanya sekali dalam kegiatan, tetapi bisa terus bersinergi melalui berbagai aktivitas di lingkungan kampus,” katanya.
Dengan pemahaman yang diberikan sejak bangku kuliah, generasi muda diharapkan lebih siap menentukan langkah ketika memasuki fase pernikahan dan kehidupan berkeluarga.
"Sebab, keluarga yang berkualitas tidak dibangun secara instan. Perencanaannya perlu dimulai jauh sebelum seseorang memutuskan untuk membangun rumah tangga," tutupnya.
Editor : Fauzan Ridhani