ISPU Tabalong Tembus 1.878, Warga Diminta Kurangi Aktivitas Luar

Ibnu Dwi Wahyudi • Dipublikasikan Kamis, 17 September 2026 | 17:59 WIB

KABUT: Kabut asap menyelimuti wilayah Tabalong dan mengganggu jarak pandang, Kamis (17/9/2026). (Foto: Ibnu Dwi Wahyudi/Radar Banjarmasin)
KABUT: Kabut asap menyelimuti wilayah Tabalong dan mengganggu jarak pandang, Kamis (17/9/2026). (Foto: Ibnu Dwi Wahyudi/Radar Banjarmasin)

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Tanjung - Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) Kabupaten Tabalong bertahan di atas angka 1.000 sejak pagi hingga Kamis (17/9/2026) sore. ISPU tercatat mencapai 1.878 dan disebut masuk kategori berbahaya.

Kabut asap yang menyelimuti Tabalong juga semakin pekat hingga mengganggu jarak pandang.

Kondisi tersebut membuat masyarakat yang beraktivitas di luar rumah mulai banyak mengenakan masker. Pengendara kendaraan bermotor juga terlihat menyalakan lampu sebagai langkah kewaspadaan di tengah terbatasnya jarak pandang.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tabalong Haris Fachrozi mengatakan, pekatnya kabut asap dipengaruhi asap kiriman dari daerah lain.

“Ada hembusan angin dari luar daerah yang membawa kabut asap,” ujarnya.

Menghadapi kondisi tersebut, BPBD Tabalong telah membagikan masker kepada masyarakat melalui pemerintah kecamatan.

“Sebelumnya kami ada membagikan ke para camat untuk dibagikan ke masyarakat sebanyak 500 kotak atau 11.250 lembar masker,” terangnya.

BPBD Ajukan 1.000 Kotak Masker

BPBD Tabalong juga berupaya menambah persediaan masker untuk masyarakat. Haris mengatakan pihaknya telah mengajukan permohonan sebanyak 1.000 kotak masker ke gudang logistik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Langkah tersebut dilakukan di tengah kabut asap yang masih menyelimuti wilayah Tabalong.

Haris mengimbau masyarakat membatasi aktivitas di luar rumah selama kualitas udara masih dalam kondisi buruk.

“Apabila terpaksa gunakan masker,” tegasnya.

Masyarakat juga diminta memperhatikan peringatan dini kualitas udara yang dikeluarkan instansi resmi pemerintah.

Kabut Asap Ganggu Jarak Pandang

Pekatnya kabut asap tidak hanya berdampak terhadap kualitas udara. Jarak pandang di sejumlah wilayah Tabalong juga terganggu.

Kondisi tersebut membuat pengguna jalan perlu meningkatkan kewaspadaan. Sejumlah pengendara terlihat menyalakan lampu kendaraan ketika melintas.

BPBD meminta masyarakat terus memantau informasi resmi mengenai perkembangan kualitas udara. Warga juga diimbau mengurangi aktivitas di luar rumah dan menggunakan masker apabila terpaksa beraktivitas di tengah kabut asap. (*)

Editor : M. Ramli Arisno
BPBD Tabalong ISPU Tabalong kabut asap Tabalong kualitas udara Tabalong masker kabut asap