Rumah Resolusi Sehat, Inovasi Puskesmas Sungai Malang Kawal Rujukan Kesehatan Anak Sekolah

M Akbar Radar Banjarmasin • Dipublikasikan Jumat, 28 Agustus 2026 | 13:25 WIB
LAYANAN: Petugas Puskesmas Sungai Malang saat menjalankan inovasi Rumah Resolusi Sehat untuk memastikan hasil pemeriksaan kesehatan siswa ditindaklanjuti hingga tuntas. (Foto: Pemkab HSU)
LAYANAN: Petugas Puskesmas Sungai Malang saat menjalankan inovasi Rumah Resolusi Sehat untuk memastikan hasil pemeriksaan kesehatan siswa ditindaklanjuti hingga tuntas. (Foto: Pemkab HSU)

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, AMUNTAI – Penanganan kesehatan anak sekolah tak cukup hanya berhenti pada tahap pemeriksaan. Menjawab persoalan tersebut, Puskesmas Sungai Malang menghadirkan inovasi Rumah Resolusi Sehat untuk memastikan setiap temuan dalam Cek Kesehatan Berkala (CKG) atau penjaringan kesehatan peserta didik ditindaklanjuti hingga tuntas.

Selama ini, hasil skrining kesehatan siswa masih berpotensi berhenti sebagai data. Sejumlah persoalan seperti karies gigi berat, gangguan penglihatan, malnutrisi, hingga hambatan tumbuh kembang tidak selalu mendapatkan penanganan lanjutan secara optimal.

Rumah Resolusi Sehat hadir sebagai pusat kendali berbasis fisik dan virtual yang mengubah sistem rujukan Unit Kesehatan Sekolah (UKS) agar lebih responsif, terintegrasi, dan mudah dipantau.

Salah satu inovator, Silvia, mengatakan inovasi tersebut dirancang untuk memperlancar proses rujukan sehingga penanganan siswa tidak berhenti setelah pemeriksaan.

"Adanya inovasi ini diharapkan mempermudah dan memperlancar arus rujukan agar proses rujukan tuntas," ujarnya.

Dalam penerapannya, Rumah Resolusi Sehat memiliki sejumlah komponen utama. Salah satunya sistem triase digital dan komprehensif. Data hasil CKG siswa difilter dan diklasifikasikan berdasarkan tingkat urgensi medis secara waktu nyata.

Dengan sistem tersebut, siswa yang membutuhkan penanganan segera atau layanan kesehatan tertentu dapat diprioritaskan.

Selain itu, terdapat pengawalan rujukan otomatis. Alur rujukan dari sekolah ke puskesmas hingga Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) dipandu oleh sistem. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi kendala administrasi manual serta mencegah data rujukan tercecer atau terabaikan.

Inovasi tersebut juga mengintegrasikan berbagai pihak. Tim Pembina UKS, sekolah, tenaga medis puskesmas, serta orang tua atau wali murid dapat terhubung dalam satu sistem pemantauan.

Melalui Rumah Resolusi Sehat, status kesehatan peserta didik dapat dipantau secara berkelanjutan. Setiap temuan kesehatan tidak lagi sekadar tercatat dalam formulir, tetapi dikawal hingga mendapatkan intervensi medis yang sesuai.

Dengan demikian, CKG tidak hanya menjadi kegiatan pendataan kondisi kesehatan siswa.

Lebih dari itu, pemeriksaan menjadi pintu masuk untuk memastikan setiap persoalan kesehatan mendapatkan tindak lanjut dan penyelesaian yang jelas.

Editor : Fauzan Ridhani
Unit Kesehatan Sekolah (UKS) Rumah Resolusi Sehat Amuntai Pemkab HSU Kabupaten Hulu Sungai Utara