RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BANJARMASIN – Menjadi ayah bukan sekadar soal mencari nafkah, tapi juga menjadi bagian penting membentuk tumbuh kembang dan karakter anak.
Pesan itu mengemuka dalam seminar pembangunan ketahanan dan kesejahteraan keluarga bagi mitra kerja melalui Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) Kota Banjarmasin, dengan tema “Ayah Wajib Hadir” yang digelar DPPKBPM Kota Banjarmasin. Kegiatan tersebut diikuti puluhan peserta dari berbagai elemen masyarakat.
Sekda Kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar yang membuka kegiatan mewakili Wali Kota Banjarmasin menekankan pentingnya keterlibatan ayah dalam kehidupan anak.
Menurutnya, dalam proses tumbuh kembang anak, sosok ayah tidak boleh absen. Kehadiran tersebut diperlukan bukan hanya dalam hal ekonomi, tetapi juga pendidikan, kesehatan dan kehidupan sehari-hari.
“Dalam tumbuh kembang anak, ayah itu memang harus hadir. Kedua orang tua harus hadir dalam tumbuh kembangnya, dalam pendidikannya, dalam kesehatannya, dan dalam segala sesuatunya,” ujarnya, Kamis (18/8/2026).
Tezar, begitu sapaannya, mengatakan keterlibatan ayah dalam pengasuhan juga sejalan dengan nilai-nilai agama. Karena itu, Pemerintah mendorong berbagai program yang dapat memperkuat ketahanan keluarga dan meningkatkan keterlibatan kedua orang tua dalam kehidupan anak.
Ia pun mengingatkan para ayah di Kota Banjarmasin agar tidak menjadikan kesibukan bekerja sebagai alasan untuk kehilangan momen penting bersama anak.
“Selain kewajiban untuk bekerja dan memberikan nafkah, juga sisihkan waktu untuk anak dan tumbuh kembangnya,” pesannya.
Sementara itu, Kepala DPPKBPM Kota Banjarmasin, Ahmad Syauqi mengungkapkan kehadiran ayah harus diwujudkan melalui keterlibatan langsung dalam kehidupan anak. Mulai dari mendampingi, berkomunikasi, memberikan perhatian hingga ikut mengarahkan pendidikan dan perkembangan anak.
“Seorang ayah bukan hanya bertugas mencari nafkah. Anak juga membutuhkan waktu, perhatian dan kasih sayang dari ayahnya,” ujarnya.
Ia berharap gerakan tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Pesan mengenai pentingnya kehadiran ayah harus diterapkan dalam kehidupan keluarga sehari-hari.
"Dengan begitu, keluarga di Kota Banjarmasin diharapkan semakin kuat dan anak-anak mendapatkan pendampingan yang utuh dari kedua orang tuanya," tutup Syauqi.
Editor : Fauzan Ridhani