RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, TANJUNG – Sebanyak 131 warga Kabupaten Tabalong mengikuti operasi katarak gratis melalui program Satu Cahaya, Sejuta Cerita yang digelar hasil kolaborasi Dinas Kesehatan Kabupaten Tabalong, PT Adaro Indonesia, PT Saptaindra Sejati, PT Makmur Sejahtera Wisesa, PT Putra Perkasa Abadi, PT Bukit Makmur Mandiri Utama, dan Yayasan Amanah Bangun Negeri (YABN), senin.
Operasi katarak dilaksanakan secara bertahap di tiga puskesmas, yakni Puskesmas Muara Harus, Puskesmas Mabuun, dan Puskesmas Muara Uya, untuk menjangkau masyarakat di wilayah tengah, utara, dan selatan Kabupaten Tabalong.
Department Head CSR PT Adaro Indonesia, Iwan Ridwan mengatakan Operasi Katarak Satu Cahaya, Sejuta Cerita kembali dilaksanakan sebagai bentuk kolaborasi sejumlah perusahaan bersama Pemerintah Kabupaten Tabalong untuk membantu masyarakat mendapatkan layanan kesehatan mata.
Menurutnya, pelaksanaan operasi dilakukan di tiga wilayah agar masyarakat lebih mudah mengakses layanan operasi katarak.
"Kegiatan ini merupakan kolaborasi beberapa perusahaan bersama Pemkab Tabalong dan diselenggarakan secara bertahap setiap tahun," ujarnya.
Program operasi katarak gratis ini telah dilaksanakan secara berkelanjutan sejak 2003. Hingga 2025, program tersebut telah membantu penanganan hampir 7.500 mata dengan rata-rata sekitar 370 operasi setiap tahun.
Pada 2026, perusahaan menargetkan pelaksanaan 397 operasi katarak di enam kabupaten wilayah operasional.
Pada hari pertama pelaksanaan di Puskesmas Muara Harus, Wakil Bupati Tabalong, Habib Muhammad Taufani Alkaf, meninjau langsung jalannya operasi. Ia menyaksikan setiap tahapan operasi sekaligus menyapa para pasien sebelum maupun setelah menjalani tindakan.
Kepada para pasien, Wabup berpesan agar tetap tenang menjalani seluruh tahapan pengobatan, mulai dari pemeriksaan tekanan darah, pemeriksaan mata, hingga proses operasi.
Ia berharap program tersebut dapat menjangkau lebih banyak penderita katarak yang belum terdaftar.
"Mudah-mudahan kuotanya bisa bertambah," ujarnya.
Menurutnya, penambahan kuota tetap diperlukan mengingat masih terdapat warga Tabalong yang menderita katarak. "Kalau bisa kuotanya ditambah," katanya.
Ia berharap penambahan kuota dapat membantu mengurangi jumlah penderita katarak di Kabupaten Tabalong. "Syukur-syukur penderita katarak tidak ada lagi," imbuhnya.
FOTO BERSAMA: Wakil Bupati Tabalong, Habib Muhammad Taufani Alkaf dan Department Head Government & External Relation PT MSW, R Aryamir Husein Sulasmoro, Depatermen Head CSR PT Adaro Indonesia, Iwan Ridwan dan jajaran perusahaan lainnya serta Dinas Kesehatan Tabalong.
Sementara itu, Department Head Government & External Relation PT Makmur Sejahtera Wisesa (MSW), R. Aryamir Husein Sulasmoro, memastikan program operasi katarak tersebut akan terus berlanjut.
Menanggapi harapan Wakil Bupati terkait penambahan kuota, ia mengatakan pihaknya bersama perusahaan-perusahaan yang terlibat siap memberikan dukungan. "Insya Allah akan kami bantu agar masyarakat bebas dari katarak," katanya.
Editor : Fauzan Ridhani