Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Selamat Datang Pejuang NICU

Nurhidayat • Jumat, 10 Juli 2026 | 10:14 WIB

 

dr.Lenny Syntia Dewi, M.Kes, Sp.A, Subsp.Neo(K)
dr.Lenny Syntia Dewi, M.Kes, Sp.A, Subsp.Neo(K)
 
Selamat datang para orang tua hebat dan bayi risiko tinggi yang mengharuskan dirawat di NICU (Neonatal Intensive Care Unit). NICU adalah ruang perawatan intensif khusus untuk bayi baru lahir (usia 0—28 hari) yang membutuhkan pengawasan medis ketat.

Tidak semua bayi baru lahir membutuhkan penanganan intensif. Ruangan ini dirancang khusus untuk menangani indikasi medis spesifik, antara lain: 1. Kelahiran Prematur (Bayi dengan usia kehamilan kurang dari 37 minggu dan atau berat lahir kurang dari 2500 gram dengan kondisi medis yang mengharuskan bayi tersebut dirawat di NICU), 2. Bayi dengan gangguan pernapasan (Gangguan pernapasan bisa terjadi pada semua kondisi bayi baru lahir. Kondisi ini tidak hanya pada bayi prematur tetapi dapat juga terjadi pada bayi infeksi berat, bayi lahir dari ibu bermasalah seperti asma, diabetes mellitus, hipertensi, Infeksi Saluran Kencing (ISK), gangguan gizi atau ibu sakit yang meminum obat-obat tertentu serta ibu yang memiliki riwayat obstetri (kehamilan) yang buruk), 3. Masalah medis lain seperti infeksi berat (sepsis), penyakit kuning, kelainan bawaan atau cacat lahir seperti tidak punya anus, dan usus terburai).

Melihat tubuh mungil sang buah hati dipenuhi kabel, selang ventilator, dan monitor yang terus berbunyi pasti menguras energi dan air mata. Namun perlu diingat bahwa bayi-bayi risiko tinggi terutama bayi prematur merupakan petarung yang luar biasa. Mereka merasakan kehadiran, sentuhan lembut, dan suara bisikan doa dari orang tuanya.

Meskipun bayi dirawat di area steril, keterlibatan orang tua sangat menentukan kecepatan pemulihan si kecil. Suplailah ASI (Air Susu Ibu) sebagai obat alami untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Saat bayi sudah stabil Metode Kangguru (Skin to Skin). Dekapan langsung dada bayi ke dada orang tua terbukti menstabilkan detak jantung bayi, menghangatkan suhu tubuh serta merangsang perkembangan saraf otak.

Saat bayi dirawat janganlah ragu menanyakan perkembangan kondisi si kecil termasuk kenaikan berat badannya pada dokter spesialis anak sub spesialis neonatologi termasuk perawat yang merawat bayi Anda di ruang NICU.

Saat di rumah kenalilah tanda-tanda bahaya pada bayi Anda seperti demam, kejang, badan menguning disertai lemas atau tidak mau menetek, muntah terus menerus, napas berbunyi, napas cepat atau dada tampak cekung ke dalam agar bisa segera dibawa kembali ke fasilitas kesehatan. Pastikan juga para orang tua mengerti cara merawat bayi di rumah, kapan harus kontrol ulang untuk pemantauan pertumbuhan, perkembangan serta jadwal imunisasi pada si kecil.

Editor : Nurhidayat
#bayi #RS Syifa Medika #banjarbaru