Enam layanan yang resmi beroperasi hari ini adalah Cath Lab, MRI, CT Scan, mamografi, kemoterapi, dan poliklinik spesialistik.
Samsul Rizal menyebut momen ini sebagai momentum penting bagi kemajuan pelayanan kesehatan di HST. Hadirnya layanan-layanan baru ini dinilainya bukan sekadar penambahan fasilitas, melainkan langkah strategis yang berdampak langsung bagi masyarakat.
"Hadirnya layanan-layanan ini bukan hanya sekadar menambah fasilitas, tetapi merupakan langkah strategis untuk memberikan akses pelayanan kesehatan yang lebih cepat, lebih dekat, dan lebih berkualitas," ujarnya.
Bupati juga menyinggung soal kondisi selama ini, di mana warga HST yang membutuhkan layanan medis tertentu harus rela dirujuk jauh ke luar daerah. Dengan beroperasinya fasilitas baru ini, kondisi tersebut diharapkan tidak lagi terjadi.
"Masyarakat tidak perlu lagi terlalu jauh dirujuk ke daerah lain untuk mendapatkan layanan medis tertentu yang sebelumnya belum tersedia di daerah kita," katanya.
Samsul Rizal turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras mewujudkan hadirnya layanan-layanan baru ini, khususnya jajaran RSUD H. Damanhuri Barabai yang disebutnya telah menunjukkan dedikasi dan pengabdian luar biasa.
Namun, di balik kebanggaan itu, Bupati mengingatkan bahwa teknologi canggih tidak ada artinya tanpa pelayanan yang manusiawi. Ia meminta seluruh tenaga kesehatan tidak hanya mengandalkan kecanggihan alat, tetapi juga menjaga sikap dan cara melayani setiap pasien yang datang.
"Teknologi dan peralatan yang canggih harus berjalan berbarengan dengan pelayanan yang ramah, cepat, dan penuh empati kepada setiap pasien," tegasnya.
Bupati menutup dengan mengajak seluruh pihak menjadikan pencapaian hari ini sebagai pijakan untuk terus berinovasi. Bagi Samsul Rizal, kesehatan masyarakat bukan urusan pinggiran. Ia menyebutnya sebagai salah satu pondasi utama keberhasilan pembangunan daerah.
Editor : Fauzan Ridhani