RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BARABAI - Program Universal Health Coverage (UHC) yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (Pemkab HST) terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Hingga 2025, sebanyak 269.800 jiwa atau 99,14 persen penduduk HST telah terdaftar sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), sehingga akses layanan kesehatan semakin mudah dan terjangkau.
Melalui program tersebut, masyarakat dapat memperoleh pelayanan kesehatan di puskesmas, rumah sakit, maupun fasilitas kesehatan lain yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan tanpa harus terbebani biaya pengobatan yang besar.
Salah satu warga yang merasakan langsung manfaat program tersebut adalah Muhammad Yakub (40), warga Desa Limpasu, Kecamatan Limpasu. Ia menjalani pengobatan tumor Schwannoma melalui kepesertaan JKN yang didukung program UHC Kabupaten HST.
Yakub mengaku bersyukur karena seluruh proses pengobatan yang dijalaninya dapat ditanggung melalui program tersebut. Mulai dari pelayanan kesehatan di puskesmas, pemeriksaan dan perawatan di RSUD H Damanhuri Barabai, tindakan operasi hingga layanan ambulans, semuanya mendapatkan jaminan pembiayaan.
“Program JKN melalui skema UHC ini sangat bermanfaat bagi masyarakat. Saya bisa menjalani pengobatan tanpa harus memikirkan biaya yang besar,” ujarnya, Senin (15/6/2026).
Menurutnya, keberadaan program UHC membuat masyarakat lebih tenang ketika membutuhkan pelayanan kesehatan.
“Dengan adanya jaminan kesehatan ini, saya bisa lebih fokus menjalani pengobatan dan proses pemulihan tanpa khawatir memikirkan biaya,” tambahnya.
Kisah Yakub menjadi gambaran manfaat yang dirasakan ratusan ribu warga HST melalui program UHC. Kehadiran program ini memberikan perlindungan kesehatan sekaligus rasa aman bagi masyarakat saat membutuhkan layanan medis.
Bupati HST, Samsul Rizal menegaskan bahwa sektor kesehatan menjadi salah satu prioritas pembangunan daerah.
"Pemerintah Kabupaten HST terus mendukung program UHC agar seluruh masyarakat dapat memperoleh pelayanan kesehatan yang mudah, cepat dan berkualitas," terangnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten HST, dr Desfi Delfiana Fahmi mengatakan program UHC merupakan wujud nyata kehadiran Pemerintah dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat di bidang kesehatan.
Menurutnya, kesehatan merupakan hak setiap warga negara yang harus mendapatkan perhatian dan perlindungan. Karena itu, pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan akses dan kualitas pelayanan kesehatan agar manfaatnya dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat.
Selain menjamin pembiayaan layanan kesehatan, program UHC juga diharapkan mendorong masyarakat lebih aktif memanfaatkan fasilitas kesehatan untuk pemeriksaan rutin, pengobatan maupun upaya pencegahan penyakit.
"Dengan cakupan kepesertaan yang hampir menyentuh seluruh penduduk, program UHC di Kabupaten HST diharapkan terus menjadi fondasi penting dalam mewujudkan masyarakat yang sehat, produktif, dan sejahtera," pungkasnya.
Editor : Fauzan Ridhani