Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Kader IMP jadi Ujung Tombak Keberhasilan Program Keluarga Berencana di Kota Banjarmasin

Endang Syarifuddin • Kamis, 4 Juni 2026 | 08:32 WIB
PROGRAM: Penilaian Lomba Institusi Masyarakat Perkotaan (IMP) Tingkat Kota Banjarmasin 2026, belum lama tadi. Kader IMP dinilai menjadi ujung tombak keberhasilan program KB dan pembangunan keluarga di masyarakat.(Foto: Endang Syarifuddin/Radar Banjarmasin)
PROGRAM: Penilaian Lomba Institusi Masyarakat Perkotaan (IMP) Tingkat Kota Banjarmasin 2026, belum lama tadi. Kader IMP dinilai menjadi ujung tombak keberhasilan program KB dan pembangunan keluarga di masyarakat.(Foto: Endang Syarifuddin/Radar Banjarmasin)

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BANJARMASIN – Keberhasilan program Keluarga Berencana (KB) dan pembangunan keluarga di Kota Banjarmasin tidak hanya bergantung pada kebijakan Pemerintah. Peran kader Institusi Masyarakat Perkotaan (IMP) dan penyuluh KB di lapangan justru menjadi ujung tombak yang menentukan berhasil atau tidaknya program tersebut menyentuh masyarakat.

Hal itu disampaikan Kepala Bidang KB DPPKBPM Kota Banjarmasin, Rimalia, disela pelaksanaan Penilaian Lomba IMP Tingkat Kota Banjarmasin 2026, belum lama tadi. Menurutnya, kader IMP memiliki posisi strategis karena menjadi penghubung langsung antara Pemerintah dan masyarakat.

"Masyarakat mungkin tidak mengenal Kepala Dinas atau Kepala Bidang. Tetapi mereka mengenal penyuluh KB dan kader IMP. Mereka yang setiap hari turun ke lapangan memberikan edukasi, melakukan pendataan, mendampingi keluarga hingga menggerakkan berbagai program pembangunan keluarga," ujarnya.

Karena itu, DPPKBPM Kota Banjarmasin kembali menggelar Lomba IMP sebagai bentuk apresiasi kepada para kader dan penyuluh KB yang selama ini aktif membantu pemerintah menjalankan Program Bangga Kencana.

Selain menjadi ajang penghargaan, lomba tersebut juga dijadikan sarana evaluasi terhadap pelaksanaan program di tingkat kelurahan. Melalui penilaian yang dilakukan, DPPKBPM dapat melihat berbagai capaian, kendala hingga inovasi yang dilakukan kader dalam melayani masyarakat.

Tahun ini, sebanyak 25 peserta dari lima Kecamatan mengikuti penilaian. Mereka merupakan perwakilan terbaik yang telah melalui proses seleksi dan pembinaan di tingkat Kecamatan.

Rimalia menjelaskan penilaian tidak hanya berfokus pada kelengkapan administrasi. Tim juri juga menilai peran kader dalam melakukan penyuluhan, pendampingan keluarga, membangun kemitraan, hingga menghadirkan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

"Kami ingin melihat dampak langsung dari program yang dijalankan. Jadi bukan sekadar administrasi yang bagus, tetapi bagaimana kehadiran kader benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," katanya.

Di lapangan, kader IMP masih menghadapi berbagai tantangan. Salah satunya adalah keterbatasan waktu karena banyak kader yang juga menjalankan tugas sosial lainnya. Selain itu, regenerasi kader juga menjadi perhatian karena sebagian kader yang aktif saat ini sudah memasuki usia lanjut.

Meski demikian, semangat pengabdian para kader dinilai tetap tinggi. Bahkan, dalam penilaian lomba tahun ini, terdapat peserta yang usianya mendekati 70 tahun, namun masih aktif menjalankan tugas di lingkungan masyarakat.

"Ini menunjukkan bahwa semangat mereka luar biasa. Mereka tetap mau bekerja dan membantu masyarakat meskipun tantangan di lapangan tidak sedikit," ungkapnya.

Ke depan, DPPKBPM Kota Banjarmasin berharap kader IMP terus meningkatkan kapasitas dan kemampuan agar mampu mengikuti perkembangan zaman. Kader juga diharapkan tidak hanya menjadi pelaksana program, tetapi mampu menjadi agen perubahan yang menginspirasi masyarakat untuk membangun keluarga yang sehat, mandiri dan sejahtera.

"Kalau keluarganya kuat dan berkualitas, maka akan lahir generasi yang berkualitas. Di situlah peran penting kader IMP dalam mendukung pembangunan Kota Banjarmasin," pungkas Rimalia.

Editor : Fauzan Ridhani
#Program Keluarga Berencana (KB) #DPPKBPM Banjarmasin #Institusi Masyarakat Perkotaan (IMP) #Lomba IMP #banjarmasin