RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM.
AMUNTAI – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) berencana menambah kapasitas pelayanan rawat inap di RSUD Pembalah Batung Amuntai. Penambahan tersebut dilakukan untuk mengurangi antrean pasien yang selama ini masih terjadi akibat keterbatasan ruang perawatan.
Kepala Dinas Kesehatan HSU dr. Moch Yandi Friyadi mengungkapkan, saat ini RSUD Pembalah Batung memiliki sekitar 125 tempat tidur untuk melayani lebih dari 220 ribu penduduk HSU, belum lagi pasien dari luar daerah.
Kondisi tersebut dinilai belum ideal sehingga pemerintah daerah menyiapkan pembangunan tambahan ruang rawat inap dengan kapasitas dari 125 menjadi 265 tempat tidur.
“Pembangunan akan dilaksanakan menggunakan pendanaan APBD pada 2026 hingga 2027 dengan nilai ratusan miliar. Harapannya pasien tidak terlalu lama menunggu ketersediaan kamar,” ujarnya saat Forum Konsultasi Publik (FKP) 2026, Rabu (3/6) di Aula Dinkes HSU.
Menurut Yandi, pelayanan kesehatan tidak dapat diukur hanya dari tingkat kepuasan masyarakat semata. Namun, pihaknya terus berupaya meningkatkan kualitas layanan dan memperkuat akuntabilitas rumah sakit.
“Kami terus berusaha meningkatkan kepuasan masyarakat, tetapi yang tidak kalah penting adalah peningkatan akuntabilitas pelayanan,” katanya.
Sementara itu, Dewan Pengawas RSUD Pembalah Batung H. Syarwani menilai kebutuhan tenaga medis masih menjadi pekerjaan rumah yang harus segera dituntaskan.
Ia berharap jumlah dokter umum maupun dokter spesialis dapat terus ditambah agar pelayanan kesehatan semakin optimal.
Syarwani mengungkapkan, pemerintah daerah juga telah menyiapkan program beasiswa bagi tenaga kesehatan yang ingin melanjutkan pendidikan sebagai upaya meningkatkan kualitas SDM kesehatan di daerah.
Dengan penambahan kapasitas tempat tidur dan penguatan SDM kesehatan, RSUD Pembalah Batung diharapkan mampu memberikan pelayanan yang lebih cepat, merata, dan berkualitas kepada masyarakat Hulu Sungai Utara.
Editor : Arif Subekti