Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Input Data Kader KB Masih Lemah, DPPKBPM Banjarmasin Turun Tangan

Endang Syarifuddin • Kamis, 21 Mei 2026 | 09:46 WIB
PEMBEKALAN: DPPKBPM Kota Banjarmasin memberikan peningkatan kualitas input data kader KB di Kota Banjarmasin.(Foto: Endang Syarifuddin/Radar Banjarmasin)
PEMBEKALAN: DPPKBPM Kota Banjarmasin memberikan peningkatan kualitas input data kader KB di Kota Banjarmasin.(Foto: Endang Syarifuddin/Radar Banjarmasin)

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BANJARMASIN – DPPKBPM Kota Banjarmasin menyoroti masih lemahnya kualitas input data kader KB di lapangan. Kondisi tersebut berdampak terhadap perencanaan program hingga tindak lanjut pelayanan kepada masyarakat.

Kepala DPPKBPM Kota Banjarmasin, Ahmad Syauqi mengatakan pihaknya menemukan masih ada data yang tidak terbaca di sistem informasi. Padahal data tersebut menjadi dasar dalam pelaksanaan program keluarga berencana.

“Dari pengalaman kami, kualitas data sangat berpengaruh terhadap perencanaan. Kadang data yang diinput kader tidak terbaca di sistem,” ujarnya, Rabu (20/5/2026).

Menurut Syauqi, data yang masuk biasanya disandingkan dengan data kependudukan. Namun, saat dilakukan verifikasi lapangan, sejumlah data masyarakat yang sebelumnya tercatat justru tidak ditemukan.

Akibatnya, tindak lanjut terhadap masyarakat yang sudah mendapatkan pelayanan menjadi terkendala. 

“Padahal kami ingin mem-follow up masyarakat yang sudah terlayani, tetapi datanya tidak terbaca,” katanya.

Selain itu, ia juga menyoroti masih adanya laporan yang belum lengkap dalam sistem informasi. Kondisi tersebut membuat proses pelaporan menjadi lambat.

Karena itu, DPPKBPM meminta para penyuluh KB di lapangan lebih aktif mendampingi kader di masing-masing Kecamatan. Pendampingan dinilai penting agar kendala teknis input data bisa segera diatasi.

“Kami minta penyuluh KB jangan melepas kader begitu saja. Harus didampingi supaya kalau ada kendala bisa langsung dibantu,” tegasnya.

Ia menambahkan petugas dari Dinas Kesehatan Kalsel yang ditempatkan di Balai Penyuluhan KB tiap Kecamatan juga siap membantu proses pendampingan tersebut.

Syauqi berharap kualitas kerja kader maupun petugas lapangan KB ke depan semakin meningkat. Terutama dalam penginputan data dan pelaporan pelayanan kepada masyarakat.

Editor : Fauzan Ridhani
#DPPKBPM Banjarmasin #input data #kader KB #banjarmasin #Keluarga Berencana