RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BANJARMASIN – Suasana pelayanan KB Bamara MKJP yang digelar DPPKBPM Kota Banjarmasin tampak ramai, Senin (18/5/2026) pagi. Puluhan ibu-ibu berdatangan untuk mengikuti pelayanan kontrasepsi jangka panjang dalam rangka HUT Ikatan Bidan Indonesia (IBI) ke-75 dan Hari Bidan Internasional 2026.
Peserta yang hadir didominasi perempuan usia produktif, mulai 20 tahun hingga 55 tahun. Sebagian datang untuk mengganti alat kontrasepsi yang masa pakainya telah habis. Ada pula yang baru pertama kali menggunakan kontrasepsi.
Kegiatan tersebut menargetkan 40 akseptor KB metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) sebagai bagian dari upaya mendukung keluarga maju dan sejahtera di Kota Banjarmasin.
Salah satu bidan pelaksana, Bidan Anna Soraya mengatakan pelayanan yang diberikan meliputi pemasangan implan dan IUD.
“Yang hadir sekitar 40 orang. Ada yang pasang baru, ada juga yang mengganti alat kontrasepsi karena memang sudah waktunya diganti,” ujarnya.
Menurut Anna, pelayanan dilakukan langsung oleh tiga bidan yang turun ke lokasi. Bahkan perlengkapan pelayanan dibawa sendiri agar proses pemasangan lebih mudah dan cepat.
Ia menyebut peserta pelayanan mayoritas berasal dari kalangan ibu rumah tangga usia produktif. Sedangkan warga yang sudah memasuki masa menopause tidak lagi disarankan menggunakan kontrasepsi.
“Pelayanan ini memang untuk usia produktif. Kalau sudah menopause biasanya tidak lagi memakai KB,” katanya.
Program pelayanan KB tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap penggunaan kontrasepsi jangka panjang yang dinilai lebih efektif dan aman.
Editor : Fauzan Ridhani