BERI MAKANAN BERGIZI: Ketua YABN, Zuraida Murdia Hamdie menyerahkan makanan kepada salah seorang anak di TK Negeri Pembina Paringin, Kabupaten Balangan.(Foto-foto: YABN)
RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Paringin — Yayasan Amanah Bangun Negeri (YABN) bersama PT Adaro Indonesia (Adaro) meluncurkan Program Anak Sehat Tangguh Indonesia (PASTI) sebagai upaya memperkuat intervensi gizi dan pendampingan tumbuh kembang anak di Kabupaten Balangan dan Tabalong.
Peluncuran program dihadiri oleh Ketua YABN, Zuraida Murdia Hamdie dan Presiden Direktur PT Adaro Indonesia, Priyadi. Serta, jajaran manajemen PT Adaro Indonesia dan pengurus YABN di TK Negeri Pembina Paringin, Kabupaten Balangan, pada Rabu (13/5/2026).
Program PASTI akan berlangsung bulan Mei hingga Desember 2026 dengan menjangkau 18 PAUD di Balangan dan Tabalong serta melibatkan 855 anak dan 106 guru. Program ini menggandeng Yayasan Sinergi Indonesia Peduli (YSIP) sebagai mitra pelaksana.
Melalui program ini, YABN dan Adaro mendorong pendekatan yang lebih terintegrasi dengan melibatkan sekolah, guru, orang tua, tenaga ahli, serta 16 mitra katering untuk mendukung pemenuhan gizi anak sejak usia dini.
Program PASTI ini merupakan kelanjutan dari pilot project intervensi gizi PAUD yang telah dilaksanakan pada 2025 dan menunjukkan hasil positif terhadap peningkatan status gizi anak.
Ketua YABN, Zuraida Murdia Hamdie menyampaikan bahwa pendidikan anak usia dini dan pemenuhan gizi anak menjadi salah satu fokus utama. Bersama Indonesia Heritage Foundation, YABN menjalankan Program pendidikan PAUD dengan konsep Pendidikan Holistik Berbasis Karakter (PHBK) yang menekankan pengembangan potensi, karakter, dan tumbuh kembang anak secara menyeluruh.
“Sejak mendukung program percepatan penurunan stunting pada 2022, YABN dan Adaro terus memperkuat perhatian terhadap pemenuhan gizi anak usia dini. Harapannya bukan hanya meningkatkan kesehatan fisik anak, tetapi juga membentuk perilaku hidup sehat sebagai bagian dari pendidikan karakter,” ujar Zuraida.
Presiden Direktur PT Adaro Indonesia, Priyadi mengatakan penguatan gizi anak usia dini menjadi fondasi penting dalam menciptakan generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan tangguh di masa depan.
“Perkembangan anak-anak bukan hanya tanggung jawab satu pihak, tetapi tanggung jawab bersama. Pendidikan dan kesehatan merupakan faktor utama dalam mendukung kualitas sumber daya manusia. Anak-anak yang sehat merupakan fondasi lahirnya generasi Indonesia yang cerdas dan tangguh di masa depan,” ujar Priyadi.
Kegiatan program PASTI meliputi pelatihan pelaku teknis, pengukuran antropometri dan penapisan kesehatan anak, konsultasi bersama tim spesialis dan parenting edukatif, pendampingan dan monitoring berkala, dukungan paket makanan bergizi, hingga penyediaan alat antropometri dan media pembelajaran.
Selain fokus pada pemenuhan gizi, program ini juga mendorong pembentukan kebiasaan hidup sehat dan penguatan karakter anak melalui pendekatan pola makan sehat, pola asuh, dan lingkungan belajar yang mendukung tumbuh kembang optimal.
Hasil pilot project Intervensi Gizi PAUD pada 2025 sebelumnya menunjukkan peningkatan status gizi anak berdasarkan indikator tinggi badan menurut umur (TB/U). Pada fase pertama, angka anak dengan status gizi tidak normal menurun dari 30,4 persen menjadi 25 persen. Sementara pada fase kedua, angka tersebut turun dari 18,1 persen menjadi 16 persen.
Melalui Program PASTI, YABN dan Adaro berharap penguatan gizi dan kesehatan anak dapat berjalan lebih berkelanjutan serta menjadi bagian dari upaya bersama menciptakan generasi Indonesia yang sehat, tangguh, cerdas, dan berkarakter.