RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Banjarmasin – Pukul 07.00 WITA, matahari belum sepenuhnya tinggi di langit Banjarmasin. Namun halaman Akbid Abdi Persada, Jalan Sutoyo S, Teluk Dalam, sudah mulai ramai. Satu per satu warga berdatangan, duduk tertib mengantre — bukan untuk belanja atau urusan administrasi, melainkan untuk menyumbangkan setetes darah demi sesama.
Itulah suasana kegiatan donor darah rutin yang digelar Bugar Sport Center (BSC) Banjarmasin, Sabtu (25/4/2026) pagi. Tahun ini, kegiatan yang mengusung tema "MBG — Mari Berdonor Gembira" itu memasuki tahun ke-15 sejak pertama kali digelar. Sebuah konsistensi yang bukan hal mudah untuk dipertahankan.
Jainudin, salah seorang warga yang hadir pagi itu, mengaku sudah beberapa kali mengikuti kegiatan donor darah BSC. Baginya, menyisihkan waktu untuk mendonorkan darah sudah menjadi bagian dari kebiasaan yang ia jaga.
"Kalau ada kegiatan donor darah seperti ini, saya usahakan selalu hadir. Bukan hanya karena ingin membantu, tapi saya juga percaya donor darah itu baik untuk kesehatan kita sendiri. Jadi sekalian beramal, sekalian jaga kesehatan," ujar pria paruh baya itu sambil menunggu gilirannya dipanggil petugas PMI.
Antusiasme seperti yang ditunjukkan Jainudin rupanya bukan pemandangan langka di kegiatan ini. Manajer BSC, Yudha Pribadi, mengungkapkan bahwa warga kerap hadir bahkan sebelum acara resmi dimulai pada pukul 08.00 WITA.
"Antusiasme masyarakat sangat tinggi. Bahkan sebelum acara dimulai, peserta sudah hadir lebih awal," kata Yudha.
Kegiatan donor darah ini memang bukan sekadar agenda seremonial. BSC mengelarnya setiap tiga bulan sekali sebagai wujud nyata kepedulian terhadap kebutuhan darah di Banjarmasin yang hingga kini masih tinggi.
"Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama berdonor, berbagi darah demi kemanusiaan. Kebutuhan darah di PMI dan rumah sakit masih sangat tinggi," jelas Yudha.
Ia juga mengingatkan bahwa manfaat donor darah tidak hanya dirasakan oleh si penerima, tetapi juga oleh pendonor itu sendiri. Proses donor darah yang dilakukan secara rutin dapat membantu regenerasi sel darah merah dalam tubuh — sebuah fakta yang kerap kali luput dari perhatian masyarakat awam.
"Selain membantu mengatasi kekurangan stok darah, donor darah juga baik untuk kesehatan karena membantu regenerasi sel darah dalam tubuh," tambahnya.
BSC sendiri telah berdiri selama 24 tahun dan menjadi salah satu komunitas olahraga yang konsisten berkontribusi di bidang sosial kemasyarakatan. Kegiatan donor darah yang kini memasuki tahun ke-15 menjadi bukti bahwa kepedulian tidak harus menunggu momentum besar — cukup dilakukan secara rutin, tulus, dan konsisten.
"Kami sudah 24 tahun berdiri, dan untuk donor darah ini sudah memasuki tahun ke-15. Alhamdulillah, kegiatan ini terus berjalan rutin setiap tiga bulan," pungkas Yudha.
Di kursi tunggu, Jainudin masih sabar mengantre. Saat ditanya apakah ia akan kembali hadir di kegiatan berikutnya tiga bulan mendatang, ia hanya tersenyum. "Insyaallah, selagi masih sehat dan masih bisa, saya akan terus datang." tuntasnya.
Editor : Arif Subekti