11 Dokter Tanah Bumbu Dikirim Ambil Spesialis, Tekan Rujukan Pasien ke Luar Daerah
Zulqarnain RB• Jumat, 17 April 2026 | 10:36 WIB
ORIENTASI: Belasan dokter saat mengikuti kegiatan orientasi internship 2026 di Aula RSUD dr. H. Andi Abdurrahman Noor. Program ini menjadi bagian penguatan layanan kesehatan daerah (Foto: RSUD dr. H. Andi Abdurrahman Noor untuk Radar)
https://radarbanjarmasin.jawapos.com, Batulicin - Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu mengirim 11 dokter untuk menempuh pendidikan spesialis dan subspesialis. Langkah ini ditujukan untuk memperkuat layanan di RSUD dr. H. Andi Abdurrahman Noor.
Program tersebut mencakup 10 dokter umum yang dididik menjadi spesialis dan satu dokter untuk subspesialis. Seluruhnya direncanakan mengisi kebutuhan tenaga medis di rumah sakit daerah yang kini berstatus tipe B.
Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, mendorong kebijakan ini sebagai upaya mengurangi ketergantungan rujukan pasien ke luar daerah. Keterbatasan dokter spesialis selama ini dinilai menjadi penyebab utama.
Kepala BKPSDM Tanah Bumbu, Rusdiansyah, mengatakan program ini dirancang agar layanan kesehatan lanjutan bisa tersedia di daerah sendiri. “Masyarakat diharapkan tidak perlu lagi dirujuk keluar untuk kasus tertentu,” ujarnya.
Pemkab bekerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi untuk pelaksanaan pendidikan tersebut. Di antaranya Universitas Lambung Mangkurat, Universitas Diponegoro, dan Universitas Udayana.
Para dokter akan menjalani pendidikan sesuai bidang spesialis yang dibutuhkan rumah sakit. Setelah lulus, mereka diwajibkan kembali dan bertugas di Tanah Bumbu.