AMUNTAI - Jumlah kasus HIV/AIDS di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) menunjukkan tren penurunan dalam dua tahun terakhir.
Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) HSU, tercatat 28 kasus pada 2024 dan turun menjadi 23 kasus pada 2025.
Meski mengalami penurunan, upaya pencegahan terus digencarkan karena sebagian besar kasus berasal dari populasi berisiko tinggi.
Sebanyak 14 dari 23 kasus pada tahun 2025 merupakan kategori Lelaki Seks Lelaki (LSL), yang menjadi kelompok dengan risiko penularan tertinggi.
Untuk saat ini, sosialisasi dilakukan pada kelompok LSL yang melakukan skrining kesehatan atau tes HIV di fasilitas kesehatan, dengan memberikan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE).
Khusus bagi mereka yang positif HIV, disosialisasikan tentang penggunaan kondom. Sedangkan sosialisasi massal resmi direncanakan akan dilaksanakan pada tahun 2027 dengan mengundang kelompok LSL di HSU.
Dinkes HSU menargetkan upaya pencegahan dan deteksi dini terus diperluas hingga ke lapisan masyarakat paling rentan agar tren penurunan kasus dapat berlanjut.
Baca Juga: Timur Tengah Memanas ! Ini yang Dialami 58 Jemaah Umrah Banua dari Travel Ramasindo
Data HIV/AIDS Kabupaten HSU 2024/2025
- 2024: 28 kasus
- 2025: 23 kasus
- Kasus pada kelompok LSL: 14 orang
- Penyebab penularan tertinggi: Hubungan sesama jenis (LSL)
(Sumber: Dinkes HSU)