Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Pemko Banjarmasin Tambah 872 Peserta PBI BPJS Kesehatan Gratis, Mulai Aktif Tanggal 1 Maret Ini

Zulvan Rahmatan • Kamis, 12 Februari 2026 | 12:48 WIB
Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, M Ramadhan.
Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, M Ramadhan.

BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin kembali menambah kuota Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan Gratis yang ditanggung melalui APBD Banjarmasin.

Sebanyak 872 peserta diusulkan untuk kembali diaktifkan kepesertaannya mulai 1 Maret 2026 melalui BPJS Kesehatan.

Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarmasin, Muhammad Ramadhan menjelaskan bahwa tambahan tersebut merupakan hasil skrining ulang Dinas Sosial (Dinsos) terhadap masyarakat dalam kategori desil 1–5, yakni kelompok miskin dan rentan miskin berdasarkan data kesejahteraan sosial.

Skrining ini juga menjadi bagian dari evaluasi terhadap 67 ribu peserta PBI yang sebelumnya terpangkas pada Januari lalu.

Tujuannya memastikan bantuan benar-benar tepat sasaran.

Dari total 872 peserta yang diusulkan, sebanyak 258 orang merupakan data Januari 2026, dan 614 orang data Februari 2026.

Tambahan ini berada di luar kuota PBI yang sebelumnya sudah ditanggung Pemko sebanyak 44.383 peserta.

“Di luar dari 44.383, ada tambahan sebanyak 872 peserta. Insya Allah mereka sudah aktif mulai 1 Maret,” ujar Ramadhan, Kamis (12/2/2026).

Dengan penambahan ini, total PBI yang ditanggung Pemko Banjarmasin menjadi 45.255 peserta mulai awal Maret.

Dari jumlah tersebut, sekitar 4.000 lebih peserta direlokasi menjadi PBI Jaminan Kesehatan (JK) yang ditanggung pemerintah pusat.

Ramadhan menegaskan, proses skrining akan terus dilakukan.

Jumlah penerima bisa bertambah atau berkurang tergantung hasil penilaian Dinsos.

“Status miskin itu fluktuatif. Perintah wali kota jelas, berapa pun yang diajukan Dinsos, akan kita tambahkan ke PBI Pemko,” tegasnya.

Langkah ini menjadi sinyal bahwa Pemko Banjarmasin berkomitmen menjaga akses layanan kesehatan bagi warga kurang mampu agar tidak terputus.

Editor : Eddy Hardiyanto
#pemko banjarmasin