Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Deteksi Super Flu, 134 Sampel Diambil dari Banjarmasin

Endang Syarifuddin • Jumat, 9 Januari 2026 | 08:06 WIB

 

Flu
Flu

BANJARMASIN – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarmasin memastikan temuan penyakit yang belakangan disebut sebagai super flu tidak membahayakan masyarakat. Penyakit tersebut merupakan influenza musiman dan masih tergolong flu biasa.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Muhammad Ramadhan menegaskan istilah super flu hanyalah penyebutan media untuk virus Influenza A yang sudah lama dikenal di dunia medis. “Ini hasil surveillance rutin penyakit pernapasan. Tidak ada bukti ilmiah bahwa virus ini lebih berbahaya dibandingkan flu biasa,” ujar Ramadhan, Kamis (8/1) siang.

Ramadhan yang juga menjabat Kepala DP3A Kota Banjarmasin menjelaskan, surveillance dilakukan melalui pengambilan sampel terhadap 134 pasien di Puskesmas Pekauman. Pasien yang disampling merupakan pasien rawat jalan dan rawat inap dengan keluhan flu ringan.

Sampel diperoleh melalui usap hidung. Kemudian diperiksa di laboratorium kesehatan provinsi sebelum dikirim ke Kementerian Kesehatan RI. Dari hasil pemeriksaan tersebut, ditemukan 18 sampel positif Influenza A.

Meski demikian, Ramadhan menegaskan kondisi ini masih dalam batas aman dan terkendali. Mayoritas pasien hanya mengalami gejala ringan hingga sedang, seperti demam, meriang, dan pegal-pegal. “Penanganannya standar, cukup istirahat, minum air putih, dan obat sesuai anjuran dokter. Tidak ada perlakuan khusus,” katanya.

Namun, kelompok anak-anak, lansia, ibu hamil, serta penderita penyakit penyerta atau komorbid tetap diminta lebih waspada, karena memiliki daya tahan tubuh yang lebih lemah.

Ramadhan juga memastikan sistem kesehatan di Kota Banjarmasin dalam kondisi siaga. Bahkan, Banjarmasin menjadi salah satu dari tiga kota besar nasional bersama Jakarta dan Yogyakarta yang dijadikan lokasi sampling oleh Kementerian Kesehatan. “Kami justru bersyukur Banjarmasin masuk program surveillance nasional. Petugas dilatih, diberi alat, dan ada dukungan penuh dari pusat,” ujarnya.

Ia mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak panik, dengan tetap menerapkan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS), menggunakan masker saat flu atau batuk, rajin mencuci tangan, serta menjaga daya tahan tubuh. “Jika gejala memberat, segera ke fasilitas kesehatan,” pungkas Ramadhan

Editor: Eddy Hardiyanto

Editor : Arief
#dinkes #banjarmasin #kesehatan #Super Flu