Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Rawan Penyakit Pasca Rob, Warga Banjarmasin Diimbau Hindari Genangan Air

Zulvan Rahmatan • Sabtu, 6 Desember 2025 | 17:55 WIB

 

BANJIR: Warga Banjarmasin diminta mengurangi interaksi dengan air rob dan genangan untuk mencegah penyebaran penyakit.
BANJIR: Warga Banjarmasin diminta mengurangi interaksi dengan air rob dan genangan untuk mencegah penyebaran penyakit.

BANJARMASIN - Akhir tahun, masyarakat Banjarmasin tidak hanya diminta mewaspadai bencana ekologis dan cuaca ekstrem, tapi juga penyakit musiman.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Banjarmasin, Muhammad Ramadhan mengingatkan musim hujan seperti sekarang kerap disertai peningkatan kasus penyakit berbasis lingkungan.

Seperti demam berdarah dengue (DBD), infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), diare dan penyakit kulit akibat kontak dengan air kotor atau genangan.

"Kelembapan tinggi serta genangan menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk Aedes aegypti, sementara perubahan cuaca bisa menurunkan daya tahan tubuh masyarakat," ucapnya, Jumat (5/12).

Dia mengimbau agar masyarakat proaktif menjaga kebersihan lingkungan. "Musim hujan memang berisiko, kita bisa mencegah penularan penyakit. Cegah lebih baik daripada mengobati," tambahnya.

Banjarmasin yang langganan terendam rob, kerap dijadikan anak-anak kesempatan untuk bermain air. Padahal banjir turut membawa sampah dan limbah dari kolong rumah dan selokan. "Jangan bermain-main dan segera bersihkan diri setelah kontak dengan air kotor," tegasnya.

Jika terlanjur sakit, masyarakat diminta agar segera memeriksakan diri ke puskesmas atau fasilitas kesehatan terdekat.

"Segera periksakan, jangan menunggu lebih dari dua hari, terutama jika demam tinggi tidak turun atau disertai tanda-tanda seperti nyeri perut, mimisan atau lemas," imbau Ramadhan.

Sementara untuk menghindari diare, disarankan lebih jeli memilih atau mengolah air yang akan dikonsumsi.

Air minum dengan cara direbus sampai mendidih dapat menghindarkan dari dari penyakit saluran pencernaan. "Kami imbau warga agar menjaga kebersihan lingkungan, tidak bermain atau mencuci di air banjir dan segera membersihkan diri setelah kontak dengan air kotor," tegas Kadinkes.

Editor: Syarafuddin

Editor : Arief
#Banjir #dinkes #banjarmasin #Rob