KOTABARU - Di balik raihan medali Kontingen Kotabaru pada dua ajang bergengsi Porprov Kalsel XII 2025 dan Peparprov Kalsel V 2025 di Kabupaten Tanah Laut (Tala), terdapat Tim Kesehatan yang bekerja tanpa mengenal lelah.
Sebanyak 19 profesional medis ini menjadi garda terdepan yang memastikan kondisi prima seluruh elemen kontingen, mulai dari atlet hingga panitia.
Mereka, yang terdiri dari dokter, perawat, apoteker, hingga fisioterapis, telah menunjukkan dedikasi luar biasa. Apresiasi tinggi datang dari Shadiqul Amin, Plt Kepala Bidang Olahraga Disparpora Kotabaru, atas kinerja tim yang ia sebut standby 24 jam penuh.
"Kinerja mereka luar biasa. Mereka standby 24 jam penuh. Bukan hanya menjaga kesehatan atlet, tapi juga panitia, pendamping, dan seluruh elemen kontingen," ujar Shadiqul Amin, Selasa (25/11/2025).
Perjuangan tim kesehatan jauh melampaui tugas medis biasa. Mereka harus rela panas-panasan di lapangan, berpindah dari satu venue ke venue lainnya mengikuti jadwal pertandingan yang sangat padat.
Terlebih saat Peparprov, peran mereka meluas sebagai pendamping aktif atlet berkebutuhan khusus. Shadiqul Amin mengungkapkan tim ini ikut serta secara aktif mendampingi dan mengarahkan para atlet difabel.
Mereka seolah menjadi mata, kaki, dan tangan bagi atlet yang membutuhkan bantuan khusus, sebuah tugas mulia yang membutuhkan kesabaran dan keikhlasan ekstra.
Dedikasi tertinggi mereka terlihat saat malam hari. Tim kesehatan secara rutin dan konsisten mendatangi pemondokan atlet dan official hingga tengah malam.
Mereka melakukan pemeriksaan kesehatan dan monitoring setiap hari selama event berlangsung, memastikan setiap keluhan tertangani segera agar setiap atlet siap bertanding secara maksimal keesokan harinya.
Tim yang dimobilisasi untuk menjaga kesehatan kontingen Kotabaru di selama tampil di kabupaten Tala ini diisi oleh 19 profesional berdedikasi tinggi yang namanya tercantum dalam surat perintah.
Yakni, dr Kurata'ain, dr Gunawan Wibisono, dr Liana, dr Gusti Khalida Rizma Ros'ady, Rudy Lesmana, Aji Khairahdani Iskandar, Hatta Musthafa, Reno Ariyandi, Taufik Rachman, Boy Erwendy, M Akmal Andriawan, Rifaldi, Muhammad Rizal Firdaus, Joko Santoso, Husnan Hariadi, Said Akhmad Fitriadi, Dewi Sumitra, Fajar Hidayat, dan Muhammad Hizzaz Al Yamani.
"Yang lebih luar biasanya, mereka juga sampai tengah malam mendatangi atlet dan Official untuk rutin pemeriksaan kesehatannya. Monitoring ini dilakukan setiap hari selama berjalannya Event ini," pungkas Shadiqul Amin sembari menegaskan dedikasi tim kesehatan adalah kunci sukses non-teknis bagi kontingen Kotabaru.
Editor : Fauzan Ridhani