Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Vasektomi Diminati Pria Usia Produktif Di Kalsel, Tidak Mempengaruhi Kemampuan Ereksi dan Gairah Seksual

Maulana Radar Banjarmasin • Sabtu, 8 November 2025 | 13:48 WIB

 

OPERASI: Salah satu akseptor menjalani operasi ringan mengikuti program vasektomi.
OPERASI: Salah satu akseptor menjalani operasi ringan mengikuti program vasektomi.

BANJARMASIN - Metode operasi pria (MOP) atau vasektomi ternyata cukup banyak diminati kaum Adam di Kalimantan Selatan.

Hal itu disampaikan Ketua Tim Kerja Peningkatan Akses Kualitas Pelayanan KB dan KR Perwakilan BKKBN Kalsel, dr. Mahendra Prakosa di Puskesmas Pemurus Baru, Banjarmasin Selatan, pada Kamis (6/11).

Vasektomi adalah sebuah metode kontrasepsi permanen bagi pria. Prosedur ini dilakukan dengan memotong dan mengikat saluran sperma (vas deferens) sehingga sperma tidak bisa keluar saat ejakulasi dan mencegah terjadinya pembuahan.

Vasektomi tidak memengaruhi kemampuan ereksi, gairah seksual, atau produksi cairan mani, karena tubuh akan menyerap kembali sperma yang tidak dikeluarkan.

Kegiatan ini diselenggarakan DPPKBPM Banjarmasin dan BKKBN Kalsel dalam rangka Hari Ayah Nasional 2025.

"Ada peningkatan akseptor kalau dibanding tahun sebelumnya. Dari 13 kabupaten/kota, terbanyak di Banjarmasin dan Tanjung," beber dr Mahendra.

Akseptor terbanyak di usia produktif, 30-36 tahun."Usia-usia itu yang banyak tertarik," ujarnya.

Sementara itu, Ali Hamzah (46), mengaku memilih vasektomi setelah berdiskusi dengan istrinya. Mengingat mereka sudah memiliki tiga anak.

"Sebelumnya istri saya menggunakan KB, lalu IUDI. Demi menjaga hormon istri, saya memilih vasektomi," ucap warga Jalan Jafri Zamzam itu.

Senada dengan Fandy Riyanto (33). Warga Jalan Belitung Darat, Banjarmasin Barat, mengaku sudah menyimpan niat vasektomi itu sejak dua bulan lalu.

"Keputusan ini setelah berdiskusi sama istri dan berkonsultasi dengan dokter BPJS. Tujuannya, kami fokus saja ke biaya pendidikan anak," kata Fandi.

Editor: Syarafuddin

Editor : Arief
#banjarmasin #vasektomi