BARABAI - Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) menggelar Sosialisasi Penanganan Stunting dan Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak yang berlangsung di GOR Ilung Pasar Lama, Senin (6/10/2025).
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ketua TP PKK Kabupaten HST, Deni Era Samsul Rizal, sekaligus membuka secara resmi kegiatan sosialisasi ini.
Dalam sambutannya, Deni Era Samsul Rizal menegaskan pentingnya peran bersama seluruh elemen masyarakat dalam menekan angka stunting di daerah.
“Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis, terutama pada 1000 hari pertama kehidupan. Upaya pencegahan stunting tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga memerlukan peran aktif keluarga, masyarakat, dan berbagai pihak lainnya,” ujarnya.
Beliau juga menyampaikan beberapa poin penting dalam pencegahan stunting. Yakni, Pentingnya nutrisi seimbang melalui pemberian makanan bergizi dan ASI eksklusif selama enam bulan pertama.
Pola asuh yang baik oleh orang tua dalam memperhatikan kebersihan, kesehatan, dan stimulasi perkembangan anak.
Akses terhadap layanan kesehatan, seperti imunisasi lengkap dan pemeriksaan rutin di posyandu.
Pemberdayaan masyarakat melalui edukasi, untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan tentang stunting.
Selain isu stunting, Ketua TP PKK juga menyoroti pentingnya perlindungan perempuan dan anak, yang menjadi bagian penting dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas dan berdaya saing.
Berdasarkan data, kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kabupaten Hulu Sungai Tengah menunjukkan peningkatan dari tahun ke tahun. Pada tahun 2021 tercatat 32 kasus, tahun 2022 sebanyak 40 kasus, tahun 2023 sebanyak 59 kasus, dan pada tahun 2024 sebanyak 46 kasus. Sementara itu, hingga Agustus 2025 tercatat sudah terjadi 26 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat meningkatkan kesadaran anggota PKK di kecamatan dan desa tentang pentingnya pencegahan, keberanian untuk melawan dan melaporkan kekerasan, serta menciptakan lingkungan yang aman bagi perempuan dan anak,” tambahnya.
Di akhir sambutannya, Deni Era Samsul Rizal menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini. “Semoga apa yang kita lakukan hari ini membawa manfaat nyata bagi masyarakat dan menjadi langkah bersama menuju Kabupaten Hulu Sungai Tengah yang sehat, cerdas, dan berkualitas,” tutupnya.
Kegiatan sosialisasi ini diakhiri dengan doa bersama, serta komitmen untuk terus memperkuat sinergi antara Pemerintah, TP PKK, dan masyarakat dalam membangun generasi penerus yang sehat dan bebas dari stunting.
Editor : Fauzan Ridhani