Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Satu Cahaya Berjuta Cerita: 35 Pasien Katarak di Batola Dioperasi Gratis

Tia Lalita Novitri • Sabtu, 20 September 2025 | 16:34 WIB
GRATIS: Bupati Batola Bahrul Ilmi, Manajemen PT Adaro Indonesia dan YABN dalam momen seremoni penyerahan bantuan CSR Operasi Katarak Gratis, Sabtu (20/9/2025).
GRATIS: Bupati Batola Bahrul Ilmi, Manajemen PT Adaro Indonesia dan YABN dalam momen seremoni penyerahan bantuan CSR Operasi Katarak Gratis, Sabtu (20/9/2025).

MARABAHAN – PT Adaro Indonesia bersama Yayasan Amanah Bangun Negeri (YABN) dan Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Kuala (Batola) kembali menggelar program Operasi Katarak Gratis bertajuk “Satu Cahaya Berjuta Cerita.” 

Kegiatan Corporate Sosial Responsibility (CSR) ini berlangsung di Klinik Setara Handil Bakti, Sabtu (20/9/2025), sejak pukul 08.00 Wita.

Kali ini, program diikuti oleh 35 pasien yang berusia antara 50–80 tahun. Sebelum tindakan, seluruh peserta menjalani tahap pengecekan kesehatan intensif untuk memastikan kondisi mereka layak operasi.

Proses operasi katarak sendiri terbilang cepat, hanya memakan waktu sekitar 10 menit per pasien, sehingga semua peserta bisa ditangani dalam satu hari.

CSR Section Head PT Adaro Indonesia, Aan Nurhadi, menegaskan kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen perusahaan dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya di Kalimantan Selatan.

“Kami bersama mitra kerja berkontribusi bagi peningkatan hidup masyarakat Kalsel. Kali ini kami berkolaborasi dengan pemerintah daerah Batola," ucap Aan. 

OPERASI: Bupati Batola Bahrul Ilmi, Manajemen PT Adaro Indonesia dan YABN mengunjungi para pasien yang mengikuti operasi.
OPERASI: Bupati Batola Bahrul Ilmi, Manajemen PT Adaro Indonesia dan YABN mengunjungi para pasien yang mengikuti operasi.

Program operasi katarak ini sudah kami jalankan sejak 2003, dan sejauh ini sudah hampir 7.000 mata tertangani. Untuk tahun 2025, target kami 480 mata.

Aan menambahkan, Adaro memiliki mobil operasional khusus operasi katarak yang hanya ada dua di Indonesia. Mobil tersebut memungkinkan tim medis melakukan sistem jemput bola sehingga layanan bisa menjangkau masyarakat yang sulit mengakses fasilitas kesehatan.

“Doakan semoga program ini lancar. Tujuan Adaro adalah mengembangkan kualitas hidup masyarakat sesuai visi misi perusahaan,” tambahnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Selatan, Diauddin, menyampaikan apresiasinya. Menurutnya, katarak merupakan penyebab kebutaan nomor satu di Indonesia dan berdampak pada produktivitas masyarakat.

“Alhamdulillah dengan dukungan CSR ini, kasus katarak di Batola dan Kalsel bisa terus berkurang. Harapannya program seperti ini berlanjut dan bahkan meningkat dalam bentuk kegiatan kesehatan lain,” ujarnya.

Senada, Bupati Batola Bahrul Ilmi menyebut kegiatan ini sangat membantu pemerintah daerah dalam memajukan sektor kesehatan. 

“Terima kasih kepada PT Adaro Indonesia dan YABN atas kontribusi yang berkelanjutan. Ini bukti nyata kepedulian perusahaan terhadap masyarakat Batola. Kesehatan mata sangat vital karena mempengaruhi banyak aspek kehidupan kita,” tegasnya.

Dengan operasi cepat dan gratis ini, diharapkan para pasien bisa segera pulih dan kembali beraktivitas normal. Program ini tidak hanya memulihkan penglihatan, tetapi juga mengembalikan kemandirian dan produktivitas mereka. 

Editor : Fauzan Ridhani
#dinas kesehatan #Marabahan #operasi katarak gratis #Kabupaten Barito Kuala #YABN