Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Cek Kesehatan Gratis Bagi yang Ultah Dimulai Senin, Komisi IX DPR RI Pastikan Tak Terdampak Pemangkasan Anggaran

M Oscar Fraby • Jumat, 7 Februari 2025 | 17:53 WIB

PASTIKAN JALAN: Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, M Yahya Zaini memastikan program cek kesehatan gratis tetap dilaksanakan di tengah pemangkasan anggaran. (Foto: Muhammad Oscar Fraby/Radar Banjarmasin)
PASTIKAN JALAN: Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, M Yahya Zaini memastikan program cek kesehatan gratis tetap dilaksanakan di tengah pemangkasan anggaran. (Foto: Muhammad Oscar Fraby/Radar Banjarmasin)

BANJARMASIN – Mulai Senin (10/2/2025) pekan depan, pemerintah melaksanakan program cek kesehatan gratis.

Ini inisiatif dan prioritas pemerintah Presiden Prabowo Subianto demi memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Bahkan, dari bayi baru lahir hingga lansia.

Demi menjalankan program ini, pemerintah menggelontorkan anggaran besar di saat tengah melakukan penghematan dan pemangkasan.

Anggaran awal yang disiapkan sebesar Rp4,7 triliun.

Namun, Komisi IX DPR RI memastikan program pemeriksaan kesehatan gratis tak terpengaruh terhadap pemangkasan anggaran di Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

“Tak berpengaruh. Kemenkes dipastikan sudah siap melaksanakan program ini. Anggaran untuk melaksanakan program itu juga telah disiapkan,” ujar Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Muhammad Yahya Zaini saat kunjungan kerja spesifik ke RSUD dr H Moch Ansari Saleh, Banjarmasin, Kamis (6/2/2025).

Yahya mengatakan, program ini dipastikan tetap berjalan meski anggaran Kemenkes pada 2025 dipangkas sebesar Rp19,6 triliun, dari total belanja Rp 105,6 triliun.

“Memang ada sedikit pengaruh. Namun, tidak sampai mengganggu persiapan pelaksanaan pemeriksaan kesehatan gratis yang akan dimulai pada 10 Februari 2025 mendatang,” yakinnya.

Yahya menjelaskan, program pemeriksaan kesehatan gratis akan diberikan kepada warga yang sedang berulang tahun.

Layanan pemeriksaan kesehatan gratis tersebut dapat diakses di 10.000 pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) dan 15.000 klinik yang terhubung dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

“Warga yang berulang tahun akan diberi hadiah pemeriksaan kesehatan, setidaknya untuk gula darah, darah tinggi, diabetes, dan asam urat. Yang diperiksa biasanya 13-14 penyakit,” terangnya.

Program pemeriksaan kesehatan gratis ini sejak lama dinantikan masyarakat.

Hingga program ini menjadi prioritas pemerintah Prabowo-Gibran.

“Sekali lagi, pemangkasan anggaran di Kemenkes tidak berpengaruh terhadap pelaksanaan kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis. Tetap berjalan,” tekannya.

Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti menyampaikan pihaknya mendukung sepenuhnya program cek kesehatan gratis ini.

Sebenarnya BPJS Kesehatan juga memiliki skrining riwayat kesehatan yang bisa diakses melalui aplikasi JKN Mobile.

Di aplikasi itu, peserta tinggal menjawab sejumlah pertanyaan yang nantinya otomatis diberi tahu risiko penyakitnya, dan saran pemeriksaan lanjutan.

“Kami selalu mendukung program pemerintah ini. Apalagi jika masyarakat harus melakukan pengobatan lanjutan di puskesmas atau klinik, termasuk jika dirujuk ke rumah sakit. Semua layanan itu dipastikan akan ditanggung oleh BPJS Kesehatan,” terangnya.

RSUD Ansari Saleh sebagai pusat rujukan masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan tingkat lanjut juga memastikan selalu berupaya memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada masyarakat.

“Kami sebagai rumah sakit rujukan pasien dari wilayah Kalsel maupun Kalteng, akan bertanggung jawab mewujudkan pelayanan kesehatan yang berkualitas, terjangkau, dan dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat,” kata Direktur RSUD dr H Moch Ansari Saleh Banjarmasin, Among Wibowo.

Editor : Eddy Hardiyanto
#pemangkasan anggaran #komisi ix dpr #cek kesehatan gratis