PELAIHARI - Warga Kecamatan Bajuin, Kabupaten Tanah Laut (Tala) antusias mengikuti pengabdian masyarakat yang dilakukan Mahasiswa RPL Prodi Kebidanan Program Sarjana Terapan Poltekkes Kemenkes Banjarmasin, Sabtu (7/12/2024).
Para mahasiswa yang melakukan pengabdian ini adalah Aulia, Devi, Linda, Lisa, Husna, Norlia, dan Nina. Mereka memberikan penyuluhan tentang anemia pada ibu hamil.
Saat hamil, tubuh wanita akan membentuk lebih banyak sel darah merah, hal itu terjadi mendukung pertumbuhan janin. Dalam produksi sel darah merah dan hemoglobin membutuhkan berbagai komponen, seperti zat besi, asam folat, dan vitamin B12. Anemia dapat terjadi ketika tubuh kekurangan komponen tersebut.
Gejala anemia pada ibu hamil dapat berupa letih, lelah, kulit tampak pucat, jantung berdebar, sesak napas, sulit berkonsentrasi, pusing, dan kaki atau tangan terasa dingin. Sedangkan, bahaya anemia pada ibu hamil bisa berdampak perdarahan saat persalinan, depresi setelah melahirkan, bayi lahir dengan berat badan rendah, bayi lahir prematur, bayi lahir dengan anemia dan kematian janin.
Untuk mengatasi anemia ibu hamil dapat mengkonsumsi makanan yang mengandung zat besi, seperti daging merah, hati ayam, ikan, tempe, telur, tahu, selada, sawi, bayam, daun singkong, brokoli, kangkung; mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin C, seperti jeruk, stroberi, kiwi, tomat, brokoli, kale, dan bayam; mengkonsumsi suplemen zat besi yang direkomendasikan oleh dokter; menghindari minuman berkafein seperti kopi, teh, dan minuman bersoda.
Pembimbing praktik Program Sarjana Terapan Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Banjarmasin, Suhrawardi SKM MPH mengatakan program pengabdian masyarakat ini merupakan salah satu kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi kepada seluruh lapisan masyarakat. “Selain memberikan penyuluhan tentang anemia kami membuat inovasi konsumsi tablet Fe, cegah anemia pada ibu hamil (Kafe Bumil),” ucapnya.
Dalam kegiatan itu, sambungnya, pihaknya melibatkan suami/keluarga untuk mengingatkan ibu untuk konsumsi tablet tambah darah, memberi tanda centang pada buku KIA bagian konsumsi tablet tambah darah dan memberikan bibit sayur yang mengandung zat gizi (bayam dan kangkung).
“Harapan kami dengan adanya dukungan suami/keluarga membuat ibu lebih nyaman, semangat dengan kehamilannya,” pungkasnya.
Sementara itu, Rita Hidayati SST, Kepala Puskesmas Tirta Jaya menambahkan kegiatan pengabdian masyarakat ini memberikan banyak manfaat. Ia berharap kedepan angka kejadian anemia dapat turun.
“Anemia memang ini masih sering terjadi dan sangat berbahaya untuk ibu hamil apabila tidak ditangani dengan baik,” ucapnya.
Rita menyatakan pengabdian masyarakat yang dilakukan kawan-kawan Mahasiswa RPL Prodi Kebidanan Program Sarjana Terapan Poltekkes Kemenkes Banjarmasin sangat bagus. Mereka bukan hanya menyampaikan teori, namun juga memberikan contoh nyata bagaimana cara pencegahan atau memperbaiki kadar hemoglobin agar normal kembali.
“Pemberian bibit sayur ini sangat bagus, karena mengkonsumsi sayur-sayuran bisa mencegah atau memperbaiki kadar hemoglobin agar normal kembali,” pungkasnya.
Editor : Fauzan Ridhani