Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Pengurus PDPI Kalsel 2024-2027 Resmi Dilantik, Gelar Simposium Empat Topik Kesehatan Paru

Tia Lalita Novitri • Kamis, 26 Desember 2024 | 16:40 WIB
PELANTIKAN:Penyerahan SK Susunan Pengurus Cabang PDPI Kalsel oleh Pengurus Pusat PDPI didampingi perwakilan IDI Wilayah Kalsel.(Foto:IDI Kalsel untuk Radar Banjarmasin)
PELANTIKAN:Penyerahan SK Susunan Pengurus Cabang PDPI Kalsel oleh Pengurus Pusat PDPI didampingi perwakilan IDI Wilayah Kalsel.(Foto:IDI Kalsel untuk Radar Banjarmasin)

BANJARBARU – Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) Cabang Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar Simposium Terakreditasi Kemenkes dengan Judul "Cough and Inhalation Therapy” di Grand Qin Hotel Banjarbaru, Minggu (22/12/2024).

Acara ini merupakan bagian dari rangkaian pelantikan pengurus cabang PDPI Kalimantan Selatan. Dihadiri dokter spesialis dari berbagai daerah, termasuk luar Kalimantan.

Pada kesempatan itu, Pengurus Besar PDPI resmi melantik pengurus baru untuk periode 2024-2027.

“Pelantikan ini bukan hanya sekadar seremoni, melainkan langkah awal untuk mencapai masa depan kesehatan yang lebih baik di Kalsel,” ujarnya.

Dengan pengurus yang baru dilantik, diharapkan PDPI bisa lebih responsif terhadap isu-isu kesehatan yang ada, serta mendorong inovasi dan kolaborasi dalam menjaga kesehatan masyarakat.
 
Kegiatan kemudian berlanjut dengan simposium. Sesi pertama membahas Pentingnya Personalisasi Terapi Pada Pasien Penyakit Paru Obstruksi Kronis (PPOK) oleh Ali Assagaf. Juga tentang Peran Tiotropium/Olodaterol Dalam Terapi PPOK di Era JKN oleh Aisyah Radiyah.

Sementara, pada sesi kedua diisi dengan materi Manajemen Batuk oleh M Rudianor dan Manajemen Nyeri oleh Haryati. Para peserta begitu antusias mengikuti mengikuti kegiatan ini.

Di sisi lain, Ketua Umum IDI Kalsel, Sigit P Kurniawan berharap agar kepengurusan PDPI periode baru ini mampu membawa perubahan positif dan solusi efektif.

“Guna meningkatkan kesehatan masyarakat, serta memotivasi tenaga medis di Kalsel untuk terus berkontribusi dalam meningkatkan kualitas layanan dan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Editor : Fauzan Ridhani
#simposium #banjarbaru #Perhimpunan Dokter Paru Indonesia #Grand Qin Hotel #kemenkes