Ibu hamil wajib tahu. Inilah 10 nutrisi penting selama masa kehamilan, disertai sumber terbaik untuk mendapatkannya.
*****
SEORANG wanita akan membutuhkan tambahan kalori sebanyak 300 kalori setiap hari setelah 3 bulan pertama kehamilan.
Makanan yang bergizi dan mengandung nutrisi penting untuk dikonsumsi ibu hamil selama mengandung.
Dilansir JawaPos.com dari UCLA Health, berikut adalah 10 nutrisi penting yang dibutuhkan wanita selama proses kehamilan.
Asam Folat
Asam folat membantu mencegah cacat lahir pada otak dan tulang belakang serta membantu pertumbuhan dan perkembangan janin dan plasenta.
Asam folat dapat ditemukan dalam kacang-kacangan seperti kacang tanah, kacang mede, sayuran berdaun hijau tua, dan buah jeruk.
Ibu hamil biasanya disarankan mengonsumsi vitamin tambahan dengan kandungan 400 mikrogram asam folat per hari, karena sulit untuk mendapatkan cukup asam folat dari makanan saja.
Kalsium
Kalsium membangun tulang dan gigi yang kuat, dan bisa didapatkan dari susu dan produk olahan susu lainnya, seperti keju dan yogurt, yang merupakan sumber kalsium terbaik.
Jika tidak menyukai produk susu, ibu hamil juga bisa mendapatkan kalsium dari brokoli, kacang almond, biji wijen, ikan sarden atau ikan teri beserta tulangnya, dan sayuran berdaun hijau tua.
Serta sebaiknya menambah asupan kalsium dari suplemen dengan kandungan 1.000-1.300 miligram per hari.
Kolin
Meskipun tubuh memproduksi kolin, namun tubuh tidak memproduksi kolin dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi semua kebutuhan selama hamil.
Kolin dibutuhkan untuk perkembangan otak dan sumsum tulang belakang janin, dan bisa didapatkan dari daging ayam, daging sapi, telur, susu, produk kedelai, dan kacang tanah.
Yodium
Yodium sangat penting untuk perkembangan otak yang sehat, dan dapat ditemukan dalam garam meja beryodium, produk susu, makanan laut, daging, beberapa jenis roti, dan telur.
Zat Besi
Mengonsumsi cukup zat besi dalam makanan membantu tubuh memproduksi sel darah merah tambahan dibutuhkan selama kehamilan untuk menyalurkan oksigen ke janin.
Zat besi bisa didapatkan dari mengonsumsi tablet tambah darah, serta mengonsumsi kacang-kacangan, kuning telur, daging sapi, udang, dan sayuran berdaun hijau tua.
Omega 3
Omega 3 baik untuk perkembangan otak dan mata bayi, terutama pada bulan-bulan terakhir kehamilan.
Omega 3 didapatkan dari ikan (salmon, ikan teri, dan sarden), minyak zaitun dan minyak kanola, kacang-kacangan (kenari dan almond), biji-bijian, dan alpukat.
Asam docosahexaenoic (DHA) adalah bentuk omega 3 yang ideal dan siap untuk digunakan oleh tubuh, dan bisa didapatkan dari susu dan telur ber-DHA.
Vitamin A
Vitamin A membentuk kulit dan mata yang sehat serta membantu pertumbuhan tulang, namun terlalu banyak vitamin A dapat membahayakan janin, jadi tidak disarankan mengonsumsi suplemen tambahan.
Nutrisi penting vitamin A bisa didapatkan ibu hamil dari wortel, sayuran berdaun hijau, dan ubi jalar.
Vitamin B6 dan B12
Vitamin B6 membantu membentuk sel darah merah dan membantu tubuh menggunakan protein, lemak, dan karbohidrat.
Mengonsumsi makanan yang kaya akan vitamin B merupakan hal yang bagus, antara lain daging ayam, pisang, kacang-kacangan, sereal dan roti gandum
Sedangkan, vitamin B12 menjaga sistem saraf dan membantu pembentukan sel darah merah, dan bisa ditemukan dalam daging, ikan, unggas, dan susu.
Vitamin C
Vitamin C meningkatkan kesehatan gusi, gigi, tulang, dan penting untuk sistem kekebalan tubuh yang sehat.
Ibu hamil bisa mendapatkan jumlah vitamin C yang tepat dari suplemen tambahan, dan juga dari buah dan jus jeruk, strawberry, brokoli, dan tomat.
Vitamin D
Vitamin D membantu membangun tulang dan gigi serta membantu meningkatkan kesehatan penglihatan dan kulit.
Sumber vitamin D yang baik adalah ikan berlemak (salmon dan mackerel), minyak hati ikan, jamur, dan kuning telur.
Editor : Arief