SEBAGAI orang tua, apalagi kalau orang tua yang baru pertama punya bayi, pastinya akan banyak melakukan kesalahan. Yang paling banyak dilakukan adalah sembarangan memilih produk perawatan kulit atau skincare untuk bayi seperti mungkin minyak gosok, pewangi dan bedak tabur.
Sembarang memilih produk skincare untuk bayi ini bisa berbahaya, bahkan fatal. Mengutip laman resmi Kementerian Kesehatan, bayi memang membutuhkan produk skincare layaknya orang yang sudah dewasa.
Kenapa? Hal ini karena bayi mengalami perubahan lingkungan saat lahir, dari kondisi berair dalam rahim menjadi kondisi yang kering. Kulit bayi baru lahir harus segera beradaptasi terhadap perubahan kondisi tersebut dan akan terjadi pematangan fungsi kulit secara bertahap untuk memberikan perlindungan terhadap infeksi, racun, sinar matahari (UV), perubahan suhu, dan kehilangan air berlebihan.
Oleh karenanya, diperlukan praktik perawatan kulit yang lembut untuk mendukung perkembangan dan fungsi kulit bayi. Tapi, memilih produk skincare bayi ini nggak boleh asal-asalan.
Misalnya, skincare untuk bayi harus sesuai dengan kebutuhan dan kondisi tubuh bayi. Setiap bayi memiliki jenis kulit yang berbeda. Beberapa di antaranya kulit kering, kulit sensitif (atopik) dan kulit normal. Kulit normal terasa lembut, bersih dan lembap saat disentuh.
Sementara kulit kering cenderung bertekstur kasar dan mengelupas. Terakhir, kulit sensitif. Jenis kulit ini bertekstur sangat kering, terasa gatal dan muncul bercak merah saat tidak sengaja tergaruk atau tertekan.
Dilansir dari Halodoc, penting untuk para bunda untuk memastikan memilih skincare bayi yang sesuai dengan jenis kulit. Bagi bayi dengan kulit sensitif, sebaiknya pilih produk yang dikhususkan untuk kulit sensitif. Terapkan cara yang sama untuk jenis kulit lainnya.
Penting juga untuk memilih produk skincare bayi yang tidak mengandung zat-zat atau kandungan berbahaya. Misalnya SLS dan Paraben. Kedua zat tersebut merupakan kandungan kimia yang banyak digunakan dalam produk perawatan kulit.
Ketika memilih produk skincare bayi baru lahir, sebaiknya sebaiknya hindari produk dengan dua kandungan yang disebutkan di atas, sebab, keduanya bisa memicu reaksi alergi yang justru dapat mengganggu kenyamanan bayi. Adapun ciri-ciri alergi produk skincare, antara lain gatal-gatal, ruam merah dan iritasi kulit.
Terakhir yang paling mudah adalah pastikan untuk memilih skincare untuk bayi hanya yang berbahan alami. Seperti minyak kelapa, di dalamnya mengandung antioksidan dan vitamin E yang dapat melembutkan dan menghaluskan kulit serta menjaga kelembapan kulit bayi.
Ada juga minyak zaitun, di dalamnya mengandung vitamin B, E dan K serta potassium, magnesium dan sodium. Minyak ini efektif merawat, menjaga kelembapan kulit dan menghaluskan kulit.
Terakhir mengandung minyak almond. Di dalamnya mengandung vitamin A, B, D dan E serta lemak, potassium, magnesium dan sodium. Fungsinya adalah merawat kulit agar tetap terjaga kesehatannya dan pastikan untuk memilih yang sudah teruji klinis.
Editor : Arief