Houthi Peringatkan Pelancong Hindari Semua Bandara di Arab Saudi

M. Ramli Arisno • Dipublikasikan Selasa, 13 Oktober 2026 | 05:32 WIB

PERINGATAN: Houthi meminta pelancong, maskapai, dan pekerja bandara menghindari bandara-bandara di Arab Saudi.
PERINGATAN: Houthi meminta pelancong, maskapai, dan pekerja bandara menghindari bandara-bandara di Arab Saudi.

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, RIYADH – Kelompok Houthi memperingatkan maskapai, pekerja bandara, dan pelancong agar menghindari bandara-bandara di Arab Saudi. Peringatan itu muncul di tengah serangkaian serangan yang menyasar fasilitas penerbangan di kerajaan tersebut.

Dalam unggahan akun Instagram deliknewscom pada Senin (12/10/2026), juru bicara militer Houthi Yahya Saree disebut menyampaikan peringatan tersebut sehari sebelumnya, Minggu (11/10/2026). Ia mengecualikan bandara di Makkah dan Madinah dari ancaman kelompoknya.

Associated Press (AP) melaporkan, Houthi kembali menegaskan peringatan itu pada Senin (12/10/2026). Kelompok tersebut menyatakan bandara-bandara Saudi, selain yang berada di dua kota suci itu, tidak aman.

Pengecualian tersebut merupakan pernyataan Houthi mengenai sasaran operasinya, bukan jaminan keselamatan penerbangan.

Serangan Bandara Riyadh Menewaskan Belasan Orang

Reuters melaporkan satu orang meninggal dan 11 lainnya terluka dalam serangan di Bandara Internasional King Khalid, Riyadh, Minggu (11/10/2026).

Menurut koalisi pimpinan Saudi, sebuah proyektil yang belum teridentifikasi menghantam Terminal 4 dan memicu kebakaran.

Serangan itu terjadi sehari setelah serangan pada Sabtu (10/10/2026) menewaskan 13 orang dan melukai lebih dari 300 lainnya. Yahya Saree mengklaim Houthi bertanggung jawab atas serangan Sabtu tersebut.

Saudi Selidiki Kegagalan Pertahanan Udara

Saudi kemudian menyelidiki kegagalan pertahanan udaranya dalam mencegat serangan.

Dua pejabat regional mengatakan kepada AP bahwa pemeriksaan awal menunjukkan penggunaan sejumlah drone sebelum rudal jelajah dan balistik mencapai bandara Riyadh.

Menurut laporan AP, bandara tersebut masih ditutup pada Senin (12/10/2026). (*)

Editor : M. Ramli Arisno
serangan Bandara Riyadh Peringatan Houthi Bandara Arab Saudi Bandara Internasional King Khalid Pertahanan udara Saudi