RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BANJARBARU – Keberadaan Rumah Aman Asap di Puskesmas Pembantu (Pustu) Landasan Ulin Selatan dinilai efektif meminimalkan dampak kesehatan masyarakat akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Fasilitas ini disiagakan sebagai tempat transit sekaligus lokasi pertolongan pertama bagi warga yang mengalami gangguan pernapasan.
Kepala Puskesmas Liang Anggang, dr Nani Andriyani menyatakan, gencar melakukan sosialisasi keberadaan fasilitas ini agar masyarakat tidak ragu meminta bantuan medis saat kabut asap menebal.
"Masyarakat sudah lumayan tahu. Kalau seandainya kabut tebal dan mereka merasa sesak napas, mereka bisa langsung datang ke Rumah Aman Asap," kata Nani saat ditemui di Pustu Landasan Ulin Selatan.
Nani menjelaskan, Pustu Landasan Ulin Selatan difungsikan sebagai lokasi transit darurat.
Warga yang terpapar asap dapat beristirahat hingga kondisi membaik sebelum pulang ke rumah.
Namun, jika pasien membutuhkan penanganan intensif, petugas akan merujuknya ke rumah sakit.
Fasilitas tersebut telah dilengkapi peralatan medis penunjang hibah, seperti oksigen konsentrator dan nebulizer.
Nanti perawat dan bidan yang bersiaga di lokasi akan berkonsultasi dengan dokter Puskesmas untuk menentukan terapi obat bagi pasien.
Hingga saat ini, tercatat sebanyak 20 warga memanfaatkan layanan Rumah Aman Asap. Sebagian besar keluhan yang ditangani berkisar pada sakit tenggorokan, batuk, dan pilek akibat paparan asap.
"Belum ada pasien yang membutuhkan terapi oksigen khusus. Rata-rata keluhan ringan hingga sedang, sehingga diarahkan ke Puskesmas untuk pemberian obat-obatan," tambahnya.
Nani menegaskan, operasional layanan ini tidak hanya terbatas pada periode bencana karhutla.
Fasilitas medis di Pustu Landasan Ulin Selatan akan tetap disiagakan untuk melayani warga dengan riwayat penyakit pernapasan seperti asma.
"Walaupun karhutla mereda, warga yang mengidap asma tetap bisa memanfaatkan alat nebulizer di sini tanpa harus jauh-jauh ke puskesmas induk atau rumah sakit," pungkasnya.
Editor : Arif Subekti