RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Tarakan - Gempa bumi tektonik mengguncang wilayah Sabah, Malaysia, Selasa (6/10) malam. Gempa berkekuatan magnitudo 5,0 itu getarannya dirasakan hingga Tarakan, Kalimantan Utara.
Kepala Stasiun Geofisika Balikpapan, Pusat Gempabumi Regional XI BMKG Kaltim, Andi Azhar Rusdin mengatakan, gempa terjadi pukul 20.11.23 WIB atau 21.11.23 WITA.
Berdasarkan hasil analisis terbaru BMKG, episenter gempa berada pada koordinat 5,05 derajat Lintang Utara dan 118,85 derajat Bujur Timur.
Lokasinya berada di daratan wilayah Sabah, Malaysia, sekitar 234 kilometer timur laut Tarakan.
Gempa tersebut tergolong dangkal dengan kedalaman 13 kilometer.
“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif,” jelas Andi kepada Radar Banjarmasin, Selasa (6/10/2026) malam.
Analisis mekanisme sumber BMKG menunjukkan gempa memiliki mekanisme pergerakan naik atau thrust fault.
Guncangan paling terasa di wilayah Sebatik, Kabupaten Nunukan. BMKG mencatat intensitas III MMI di Sebatik Utara, Sebatik Timur, dan Sebatik Tengah.
Pada skala tersebut, getaran dirasakan nyata di dalam rumah. Sensasinya seperti ada truk yang sedang melintas.
Sementara di Tarakan, gempa dirasakan dengan intensitas II-III MMI.
BMKG mengingatkan masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum dapat dipertanggungjawabkan.
Masyarakat juga diminta menghindari bangunan yang retak atau mengalami kerusakan akibat guncangan gempa.
“BMKG akan terus memonitor aktivitas gempa bumi dan menyampaikan pemutakhiran informasi kepada stakeholder dan masyarakat,” kata Andi.
BMKG juga mengimbau masyarakat tetap tenang, tetapi tidak lengah. Jika sewaktu-waktu terjadi gempa kuat, masyarakat diminta segera melakukan evakuasi mandiri sesuai kondisi di lapangan.
“Untuk informasi terkait aktivitas gempa bumi juga diminta hanya mengacu pada kanal resmi BMKG atau BPBD setempat,” pungkas Andi.
Editor : Sutrisno