RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Paringin - Suplai listrik di sebagian besar wilayah Kabupaten Balangan terpaksa dihentikan sementara pada Rabu (30/9) siang. Pemadaman mendadak ini dipicu oleh insiden kecelakaan lalu lintas, saat sebuah truk menabrak tiang listrik hingga patah di kawasan depan Masjid As Sa'adah, Paringin Selatan.
Manajer PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Paringin, Muhammad Nofarin, mengonfirmasi bahwa pihaknya harus segera mengambil tindakan darurat untuk memperbaiki kerusakan parah pada infrastruktur kelistrikan tersebut.
"Pemadaman terpaksa kami lakukan sebagai tindak lanjut penanganan tiang patah akibat ditabrak truk di depan Masjid As Sa'adah," terang Nofarin, Rabu (30/9).
Ia menjelaskan bahwa proses perbaikan dan pemulihan jaringan memakan waktu cukup lama. Estimasi pemadaman dijadwalkan berlangsung selama empat setengah jam, terhitung mulai pukul 12.00 hingga 16.30 WITA.
Dampak dari perbaikan darurat ini tidak main-main. Ratusan titik yang tersebar di puluhan desa dan kelurahan harus merasakan pemadaman. Kawasan permukiman padat hingga sejumlah objek vital turut terdampak, di antaranya Kantor PDAM Balangan, SPBU Haur Batu, Polsek Paringin Kota, hingga Polsek Juai.
Secara cakupan wilayah, pemadaman meluas ke area Paringin Selatan, Paringin Barat, Halong, hingga Juai. Sejumlah desa seperti Batu Piring, Haur Batu, Liyu, Marajai, hingga Binuang Santang juga tercatat dalam daftar wilayah yang gelap gulita akibat perbaikan ini.
Nofarin memastikan petugas di lapangan tengah berupaya maksimal agar pasokan listrik bisa segera normal kembali sesuai estimasi waktu.
"Apabila terjadi listrik padam di luar jadwal atau di luar kawasan yang tertera, pelanggan dapat langsung menghubungi Contact Center 123 agar gangguan bisa segera ditangani," pungkasnya.
Editor : M Oscar Fraby