RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, KOTABARU – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kotabaru melakukan razia di Blok Hunian B, C dan D, Jumat (18/9).
Dalam razia tersebut, petugas menemukan sejumlah barang yang kemudian diamankan untuk dilakukan pendataan dan penanganan lebih lanjut.
Kepala Lapas Kelas IIA Kotabaru, Imam Sapto Riadi, menjelaskan hasil razia tersebut Minggu (20/9) mengatakan, penggeledahan dilakukan secara menyeluruh pada sejumlah area di tiga blok hunian, termasuk tempat penyimpanan barang milik warga binaan.
“Penggeledahan merupakan langkah preventif untuk memastikan kondisi blok hunian tetap aman dan tertib,” ujar Imam.
Dari penggeledahan itu, petugas menemukan tiga unit handphone. Selain itu, ditemukan dua kipas angin, 10 korek gas, empat gilette, dua alat pemanas dan tiga kabel.
“Dari hasil penggeledahan, ada beberapa barang yang kami temukan dan langsung kami amankan untuk dilakukan pendataan serta penanganan lebih lanjut,” jelasnya.
Barang lainnya yang ditemukan yakni dua sendok, dua botol kaca, satu cobek serta dua potongan kuku.
Imam menegaskan, seluruh barang hasil temuan tidak dibiarkan berada di dalam blok hunian.
“Setiap temuan akan kami tindak lanjuti sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya.
Menurut Imam, razia tersebut menjadi bagian dari upaya Lapas Kotabaru melakukan deteksi dini terhadap kemungkinan munculnya gangguan keamanan dan ketertiban.
“Penggeledahan dan tes urine merupakan langkah preventif yang kami lakukan untuk menjaga kondisi Lapas tetap aman dan tertib,” katanya.
Diceritakannya, Razia tersebut diawali apel gabungan yang melibatkan jajaran Lapas Kotabaru bersama Polres Kotabaru dan Kodim 1004 Kotabaru.
Perwakilan Polres Kotabaru, Bagops Slamet Mugito, serta Pasi Ops Kodim 1004 Kotabaru, Sodikin, turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Selain penggeledahan, Lapas Kotabaru juga melakukan tes urine terhadap 20 warga binaan sebagai langkah pencegahan dan deteksi dini penyalahgunaan narkotika.
Imam mengatakan, sinergi dengan aparat penegak hukum menjadi bagian penting dalam pengawasan Lapas.
“Sinergi dengan Polres dan Kodim juga penting untuk memperkuat deteksi dini dan mencegah potensi gangguan keamanan maupun penyalahgunaan narkotika,” ujarnya.
Ia menambahkan, pengawasan terhadap blok hunian akan terus dilakukan secara berkala.
“Kami akan terus meningkatkan pengawasan dan melakukan deteksi dini secara berkala untuk menciptakan lingkungan Pemasyarakatan yang aman, tertib dan kondusif,” tutupnya.
Editor : Sutrisno