RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Banjarmasin - Polisi mencari keluarga seorang pria tanpa identitas yang ditemukan meninggal dunia di sebuah kontrakan di Jalan Pekapuran B Laut Gang Sriwijaya, Kelurahan Pekapuran Laut, Kecamatan Banjarmasin Tengah, Kamis (17/9/2026).
Hingga jasad dievakuasi ke RSUD Ulin Banjarmasin, identitas pria tersebut belum diketahui. Polisi untuk sementara menyebutnya sebagai Mr X.
Pria yang diperkirakan berusia sekitar 50 tahun itu ditemukan setelah pemilik kontrakan mencurigai aroma tak sedap dari kamar yang ditempatinya.
Penemuan bermula sekitar pukul 08.00 Wita. Pemilik kontrakan di Jalan Pekapuran B Laut Gang Sriwijaya Nomor 17 RT 08 RW 001 menghubungi Ketua RT 08 Sanusi Anwar karena penghuni kamar sudah beberapa hari tidak terlihat.
Kapolsek Banjarmasin Tengah AKP Bimasa Zebua mengatakan, korban terakhir kali terlihat pada Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 16.00 Wita.
Saat itu, korban sempat menemui pemilik kontrakan untuk membayar uang sewa. Kondisinya disebut sedang sakit dan mengalami batuk yang tak kunjung sembuh.
“Pada Minggu sore, korban masih terlihat. Saat itu dia membayar uang kontrakan kepada pemilik dan kondisinya sedang batuk-batuk,” ungkap Bimasa.
Sejak masuk ke kamar kontrakan, korban tidak lagi terlihat beraktivitas. Beberapa hari kemudian, pemilik kontrakan mulai curiga.
Ketua RT kemudian menghubungi Bhabinkamtibmas Kelurahan Pekapuran Laut Aipda Didik S.
Sekitar pukul 08.40 Wita, Ketua RT bersama Bhabinkamtibmas tiba di lokasi. Pintu kontrakan yang terkunci dari dalam kemudian dibuka dengan disaksikan pemilik.
“Setelah pintu dibuka, korban ditemukan dalam keadaan terbaring miring dan sudah kaku. Saat dipanggil juga tidak merespons,” jelas Bimasa.
Polisi Tak Temukan Tanda Kekerasan
Dari pemeriksaan awal, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh pria tersebut.
Bimasa mengatakan, hasil pemeriksaan luar oleh dokter juga mencatat adanya riwayat penyakit jantung dan paru-paru pada korban.
Korban diperkirakan berusia sekitar 50 tahun dengan tinggi badan sekitar 157 sentimeter. Ia diketahui bekerja sebagai buruh harian lepas dan tinggal seorang diri di kontrakan tersebut.
“Untuk identitas korban sampai saat ini belum diketahui. Korban juga diketahui tidak memiliki keluarga atau sanak saudara yang tinggal di Banjarmasin,” kata Bimasa.
Jasad kemudian dievakuasi ke kamar jenazah RSUD Ulin Banjarmasin untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Polisi juga memasang garis polisi di lokasi dan meminta keterangan sejumlah saksi untuk melengkapi penyelidikan.
Polisi Minta Keluarga Menghubungi
Polisi masih berupaya mengungkap identitas Mr X dan mencari keluarga atau kerabatnya.
Bimasa mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dan memiliki ciri-ciri sesuai dengan korban agar segera menghubungi kepolisian.
“Jika ada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dan ciri-cirinya sesuai dengan korban, silakan melapor kepada pihak kepolisian. Jasad korban juga bisa dilihat di kamar jenazah RSUD Ulin Banjarmasin,” pungkasnya. (*)
Editor : M. Ramli Arisno