Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Karhutla Yang Bikin Panik di Bakau Pamukan Utara Kotabaru 

Jumain Radar Banjarmasin • Dipublikasikan Rabu, 16 September 2026 | 14:52 WIB
TEMBUS PAGI: Tim gabungan melakukan pemadaman kebakaran lahan di Desa Bakau dan Kalian, Kecamatan Pamukan Utara, Kotabaru.
Foto: Damkar Kotabaru untuk Radar Banjarmasin.
TEMBUS PAGI: Tim gabungan melakukan pemadaman kebakaran lahan di Desa Bakau dan Kalian, Kecamatan Pamukan Utara, Kotabaru. Foto: Damkar Kotabaru untuk Radar Banjarmasin. 

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Kotabaru – Kebakaran lahan di Desa Bakau dan Kalian, Kecamatan Pamukan Utara, Kabupaten Kotabaru, membuat tim gabungan harus bekerja hingga pagi, Rabu (16/9).

Petugas Dinas Satpol PP dan Damkar Kotabaru langsung bergerak setelah menerima laporan adanya kebakaran.

Dua armada truk suplai berkapasitas masing-masing 3.500 liter dikerahkan. Sebanyak 10 personel turut diterjunkan menuju lokasi.

Perjalanan menuju wilayah Pamukan Utara juga menjadi tantangan tersendiri. Dari pusat Kabupaten Kotabaru, petugas membutuhkan waktu sekitar lima hingga enam jam untuk mencapai lokasi.

Setibanya di Desa Bakau sekitar pukul 23.00 hingga 01.00 WITA, petugas langsung melakukan pemadaman.

Api yang berada cukup dekat dengan permukiman warga menjadi perhatian utama. Petugas berupaya melokalisir kobaran agar tidak menjalar semakin luas.

“Kami langsung turun ke lapangan menyemprot karena lahan ini lahan gambut, ada masih membara di dalam,” kata Kasi Damkar Kotabaru saat dikonfirmasi.

Menurutnya, kondisi lahan gambut membuat proses pemadaman tidak bisa dilakukan hanya dengan menyiram bagian permukaan.

Bara dapat bertahan di dalam tanah dan sewaktu-waktu kembali memunculkan api. Karena itu, petugas harus melakukan penyiraman secara berulang.

“Masih ada bara di dalam. Jadi harus disiram terus supaya air meresap dan bara benar-benar mati,” ujarnya.

Petugas juga harus memastikan titik-titik yang sebelumnya terbakar tidak kembali mengeluarkan api setelah penyiraman dilakukan.

“Kalau hanya bagian atas yang disiram, di bawah masih bisa membara,” katanya.

Penanganan di Desa Bakau berlangsung hingga pagi. Setelah memastikan kondisi di lokasi cukup terkendali, personel kemudian ditarik sementara untuk beristirahat di rumah dinas kecamatan.

Baru sebenarnya beristirahat, petugas kembali mendapat laporan adanya titik api. Sekitar pukul 10.00 WITA, laporan kebakaran muncul di wilayah Kalian, Kecamatan Pamukan Utara.

Petugas Damkar kembali bergerak menuju lokasi. Titik api berada di kawasan belakang yang berdekatan dengan SMP Kalian.

Pemadaman kali ini dilakukan secara gabungan. Damkar Kotabaru mendapat dukungan dari Polsek Pamukan Utara, Koramil, Polhut, Polhut warga, PLN dan masyarakat setempat.

“Kami kembali bergerak setelah mendapat laporan ada titik api di Kalian,” kata Kasi Damkar Kotabaru.

Setibanya di lokasi, personel langsung melakukan penyiraman pada bagian lahan yang masih terbakar dan mengeluarkan bara.

Petugas bersama unsur lainnya juga melakukan penyisiran untuk memastikan tidak ada titik api yang luput dari penanganan.

“Kondisi lahannya masih gambut, jadi penyiraman harus dilakukan berulang,” ujarnya.

Keterlibatan masyarakat juga membantu proses pemadaman. Warga bersama petugas ikut melakukan penyiraman sekaligus memantau kondisi sekitar lokasi.

Setelah pemadaman dilakukan, armada Damkar kemudian ditarik menuju kantor camat untuk mengisi kembali persediaan air.

Personel juga diberikan waktu untuk beristirahat setelah melakukan penanganan kebakaran sejak malam sebelumnya.

“Personel memang perlu istirahat karena dari malam sudah melakukan pemadaman,” katanya.

Meski demikian, petugas tetap bersiaga mengantisipasi munculnya kembali titik api.

Pasalnya, lahan gambut memiliki potensi menyimpan bara di bawah permukaan. Kondisi tersebut membuat api dapat kembali muncul meski kobaran di permukaan telah berhasil dipadamkan.

“Setelah padam tetap kami pantau, karena masih ada kemungkinan muncul lagi,” katanya.

Tim gabungan hingga kini tetap melakukan pemantauan di kawasan yang sebelumnya terbakar, khususnya titik-titik yang berada dekat permukiman dan fasilitas umum.

Petugas juga meminta masyarakat segera melaporkan apabila menemukan kembali asap maupun titik api di sekitar kawasan tersebut.

Langkah cepat diperlukan agar kebakaran tidak meluas dan mengancam pemukiman warga maupun fasilitas umum di Kecamatan Pamukan Utara.

Editor : Arif Subekti
Kotabaru kaarhutla berjibaku desa bakau dan kalian Pamukan Utara