4 Jenazah Korban Kecelakaan KM Virgo Transport 8 Dievakuasi Helikopter

Sheilla Farazela • Dipublikasikan Rabu, 16 September 2026 | 12:06 WIB
TIBA: Evakuasi jenazah KM Virgo Transport 8 melalui jalur udara tiba di Lanud Sjamsuddin Noor, Selasa (15/9) siang. 
(Foto: Sheilla/Radar Banjarmasin)
TIBA: Evakuasi jenazah KM Virgo Transport 8 melalui jalur udara tiba di Lanud Sjamsuddin Noor, Selasa (15/9) siang.  (Foto: Sheilla/Radar Banjarmasin) 

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BANJARBARU – Tim SAR gabungan kembali mengevakuasi empat korban meninggal dunia dalam kecelakaan laut KM Virgo Transport 8, Selasa (15/9).

Empat kantong jenazah tersebut dievakuasi melalui jalur udara dari kapal penampung di Laut Jawa dan tiba secara bertahap di Pangkalan Udara (Lanud) Sjamsudin Noor, Banjarbaru.

Helikopter Dauphin HR 3601 milik Basarnas menjadi yang pertama mendarat. Helikopter tersebut tiba sekitar pukul 11.25 Wita dengan membawa dua kantong jenazah.

Sekitar 30 menit kemudian, helikopter Polairud P-3103 milik Mabes Polri menyusul mendarat pada pukul 11.54 Wita. Dua kantong jenazah lainnya dibawa menggunakan helikopter tersebut. 

Keempat korban meninggal dunia sebelumnya berada di kapal tugboat KM TB TCB yang menjadi kapal penampung di sekitar lokasi kecelakaan KM Virgo Transport 8.

Setibanya di Lanud Sjamsudin Noor, seluruh kantong jenazah langsung dipindahkan ke ambulans untuk dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin. 

Komandan Lanud Sjamsudin Noor Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita mengatakan, evakuasi udara pada hari ketiga operasi difokuskan untuk memindahkan korban meninggal dunia dari kapal penampung. “Jenazah langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk pemeriksaan dan identifikasi lebih lanjut oleh tim DVI,” terangnya. 

Di sisi lain, operasi pencarian dan evakuasi korban KM Virgo Transport 8 masih terus dilakukan. Unsur SAR di laut dan darat tetap bekerja selama 24 jam. Namun, penyisiran melalui jalur udara dibatasi hingga sore hari demi menjaga keselamatan penerbangan. 

Kepala Basarnas Marsekal TNI Muhammad Syafi’i mengatakan, operasi SAR tetap berjalan meski terdapat pembatasan terhadap unsur tertentu. “Operasi tidak mengenal berhenti, 24 jam. Hanya unsur-unsur tertentu karena keterbatasan seperti pesawat, kita hentikan operasional udaranya pada pukul 17.00 Wita,” ujarnya saat ditemui di Lanud Sjamsudin Noor. 

Untuk memperkuat operasi pencarian dan evakuasi, Korps Kepolisian Perairan dan Udara (Korpolairud) Baharkam Polri turut mengerahkan personel dan armada. 

 

Kepala Korpolairud Baharkam Polri Irjen Pol Raden Firdaus Kurniawan mengatakan, pihaknya melibatkan satu helikopter serta dua kapal yang saat ini bersandar di pelabuhan, beserta personel penuh. (she/al/ris) 

Editor : Arief M
KM Virgo Transport 8 kapal tenggelam