Jumlah Bekantan Mati Terpanggang Api Karhutla di Balimau Bertambah jadi 12 Ekor

M Padil Ihsan • Dipublikasikan Selasa, 15 September 2026 | 20:19 WIB
BANGKAI HEWAN: Bekantan mati terbakar akibat karhutla di Desa Balimau pada Minggu (13/9/2026).(Foto: Polsek Kalumpang)
BANGKAI HEWAN: Bekantan mati terbakar akibat karhutla di Desa Balimau pada Minggu (13/9/2026).(Foto: Polsek Kalumpang) 

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, KANDANGAN - Jumlah Bekantan yang mati terpanggang api karhutla di Desa Balimau, Kecamatan Kalumpang, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) bertambah jadi 12 ekor.

Sebelumnya, dilaporkan 10 ekor Bekantan yang mati terpanggang pada karhutla yang terjadi pada Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 15.00 WITA di Desa Karang Paci.

Penelusuran kemudian dilanjutkan Pemerintah Desa Balimau, BKSDA Kalimantan Selatan, Polsek Kalumpang, dan KPH, Senin (14/9/2026) dengan mengecek lebih jauh ke dalam kawasan yang terdampak kebakaran.

Dalam pengecekan tersebut, kembali ditemukan dua ekor bangkai Bekantan yang mati terpanggang.

“Setelah kita eksplorasi, ternyata ditemukan lagi dua Bekantan yang mati. Jadi, totalnya kurang lebih sudah 12 ekor,” kata Kepala Desa Balimau, Alamsyah.

Dengan temuan terbaru tersebut, jumlah Bekantan yang ditemukan mati di kawasan terdampak karhutla Balimau kini diperkirakan mencapai 12 ekor.

Koloni Bekantan sendiri memang sering terlihat berada di sekitar permukiman Desa Balimau, termasuk di kawasan yang terdampak kebakaran.

Editor : Fauzan Ridhani
bekantan mati terpanggang karhutla kebakaran hutan dan lahan Kabupaten Hulu Sungai Selatan Kandangan