Sehari Usai Puting Beliung, Bupati HSU Datangi Tiga Desa Terdampak

M Akbar Radar Banjarmasin • Dipublikasikan Rabu, 9 September 2026 | 17:20 WIB
HADIR: Bupati Hulu Sungai Utara (HSU) H. Sahrujani meninjau langsung rumah warga yang terdampak angin kencang atau puting beliung di Kecamatan Amuntai Utara. (Foto: M Akbar)
HADIR: Bupati Hulu Sungai Utara (HSU) H. Sahrujani meninjau langsung rumah warga yang terdampak angin kencang atau puting beliung di Kecamatan Amuntai Utara. (Foto: M Akbar)

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, AMUNTAI — Angin kencang datang bersama hujan deras. Dalam hitungan menit, atap rumah warga di Kecamatan Amuntai Utara beterbangan. Sejumlah bangunan pun rusak setelah diterjang cuaca ekstrem, Senin (7/9/2026). 

Sedikitnya 15 rumah warga dan satu kandang ayam terdampak puting beliung yang menerjang tiga desa. Kerusakan paling banyak terjadi di Desa Sungai Turak Dalam.

Di desa tersebut, 11 rumah mengalami kerusakan pada bagian atap dan struktur bangunan. Sementara di Desa Muara Baruh, angin kencang merusak tiga rumah dan satu bangunan kandang ayam. Adapun di Desa Kuangan, satu rumah warga ikut terdampak.

Sehari setelah kejadian, Bupati Hulu Sungai Utara (HSU) H. Sahrujani turun langsung mengecek kondisi warga terdampak, Selasa (8/9/2026).

Ia bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) HSU menyusuri permukiman yang diterjang angin kencang.

Kondisi sejumlah rumah yang rusak menjadi perhatian. Selain melihat langsung kerusakan, Sahrujani berdialog dengan warga untuk mengetahui kebutuhan mereka setelah bencana.

Bantuan logistik kemudian disalurkan kepada keluarga terdampak. Paket tersebut berisi bahan pokok dan kebutuhan sehari-hari untuk membantu warga melewati masa tanggap darurat.

“Yang paling penting sekarang memastikan warga yang terdampak mendapat perhatian dan kebutuhan dasarnya terpenuhi. Kami minta penanganannya segera dilakukan sesuai kondisi di lapangan,” kata Sahrujani.

Pemkab HSU juga meminta BPBD, pemerintah kecamatan, dan pemerintah desa segera menyelesaikan pendataan tingkat kerusakan. Data tersebut diperlukan untuk menentukan langkah penanganan berikutnya, termasuk bantuan bagi rumah yang mengalami kerusakan.

Sahrujani juga mengingatkan warga untuk tidak mengabaikan perubahan cuaca. Hujan deras yang disertai angin kencang dapat terjadi sewaktu-waktu.

Warga diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika cuaca mulai memburuk. Jika angin kencang kembali terjadi, masyarakat diimbau mencari tempat yang lebih aman dan menghindari berada di dekat bangunan atau pohon yang berpotensi tumbang.

Editor : Arif Subekti
turun HSU Terdampak Amuntai puting beliung