Kebakaran Kebun Bunga, 5 Bangunan dan 4 Motor Tinggal Puing

Maulana Radar Banjarmasin • Dipublikasikan Kamis, 3 September 2026 | 17:49 WIB

 

LUDES: Puing bangunan dan sepeda motor tersisa setelah kebakaran di Kelurahan Kebun Bunga, Banjarmasin Timur, Kamis (3/9/2026). (Foto: Maulana)
LUDES: Puing bangunan dan sepeda motor tersisa setelah kebakaran di Kelurahan Kebun Bunga, Banjarmasin Timur, Kamis (3/9/2026). (Foto: Maulana)

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BANJARMASIN - Kebakaran di Kelurahan Kebun Bunga, Banjarmasin Timur, menghanguskan dan merusak lima bangunan serta empat sepeda motor, Kamis (3/9/2026). Sebanyak tujuh kepala keluarga (KK) dengan 23 jiwa terdampak, tetapi tidak ada korban jiwa maupun luka.

 

Kebakaran terjadi di Jalan Pandu, Gang Damai dan Gang V RT 19. Bangunan yang terdampak terdiri dari rumah tinggal, rumah bedakan dua pintu, hingga indekos mahasiswa.

Api diduga pertama kali muncul dari rumah bedakan yang ketika kejadian dalam kondisi ditinggalkan penghuninya. Namun, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan.

Informasi yang dihimpun dari warga menyebut penghuni rumah bedakan sedang menghadiri hajatan perkawinan keluarganya di kawasan Kelayan.

Kobaran api dengan cepat membesar dan menghanguskan bangunan bedakan. Sejumlah sepeda motor milik penghuni juga tak sempat diselamatkan.

Api Merembet Seberang Rumah

Besarnya kobaran api membuat kebakaran merembet ke dua sepeda motor yang berada di garasi rumah milik H Fauzi (47) dan Ramlah (45). Rumah tersebut berada di seberang lokasi kebakaran dengan jarak sekitar lima meter.

Bangunan rumah Fauzi dan Ramlah yang permanen tidak sampai terbakar habis. Namun, kaca pecah serta AC dan pintu mengalami kerusakan akibat kobaran api.

Ramlah mengaku sedang berada di dalam rumah ketika kebakaran terjadi. Ia sempat mendengar suara seperti benda terbakar sebelum melihat api sudah membesar.

“Begitu buka pintu langsung melihat kobaran api yang besar. Langsung saya berpikir menyelamatkan diri. Balik lagi ke dalam rumah dan keluar lewat samping,” ceritanya.

Dua sepeda motor yang terparkir di garasi terpaksa ditinggalkan. Ramlah tidak berani mendekat karena kobaran api semakin besar.

“Kobarannya sangat besar lalu menjalar ke arah motor. Padahal cukup jauh, sekitar lima meter kami berseberangan rumah. Karena apinya besar lalu mengenai motor kami,” ujarnya.

Saat kejadian, suaminya sedang menjalankan dinas malam. Ramlah pun memilih memprioritaskan keselamatannya.

“Yang saya pikirkan menyelamatkan diri saja,” katanya.

Mahasiswa Dibangunkan Selamatkan Barang

Nahar (22), salah seorang penghuni indekos mahasiswa yang turut terdampak, mengaku masih terjaga ketika kebakaran terjadi. Indekos tersebut berada tepat di samping rumah bedakan yang diduga menjadi titik awal munculnya api.

“Kebetulan saya belum tidur jam segitu. Beberapa kawan sudah ada yang tidur. Saya kaget mendengar bunyi ledakan kecil. Dari situ saya tahu kalau ada kebakaran, dan sejurus itu api semakin membesar, tak bisa diatasi sama sekali,” kisah mahasiswa asal Kotabaru tersebut.

Nahar bersama sejumlah rekannya kemudian membangunkan penghuni indekos yang sudah tidur. Mereka bergegas mengeluarkan barang berharga dan perlengkapan kuliah.

“Kami keluarkan barang-barang dan beberapa selamat. Kasur tak sempat,” katanya.

Nahar mengaku tidak mengetahui benda yang menimbulkan suara letupan sebelum api membesar.

“Saya tidak tahu apa yang meletup itu, apakah kulkas atau apa, tidak melihat. Tapi asal api dari rumah bedakan yang ditinggal ke acara kawinan,” ujarnya.

Tak berselang lama, relawan pemadam kebakaran berdatangan. Ketersediaan sumber air di sekitar lokasi membantu proses pemadaman.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Banjarmasin H Husni Thamrin mengatakan lima bangunan terdampak. Bangunan tersebut terdiri dari rumah tinggal, rumah bedakan, dan indekos mahasiswa.

“Yang terdampak dihuni tujuh kepala keluarga dengan 23 jiwa,” jelas Husni.

Menurutnya, tidak ada kendala berarti selama penanganan. Akses menuju lokasi masih dapat dilalui armada dan relawan pemadam karena lebar jalan sekitar lima meter.

“Untuk sumber air ada,” ujarnya.

BPBD memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. (*)

 

Editor : M. Ramli Arisno
kebakaran Banjarmasin Timur kebakaran Kebun Bunga korban kebakaran Kebun Bunga kebakaran banjarmasin BPBD Kota Banjarmasin