RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, TANJUNG – Sebanyak 11 rumah hangus dalam kebakaran hebat di kawasan Pasar Lama, Kecamatan Murung Pudak, Kabupaten Tabalong, Sabtu (29/8/2026) sore. Kerugian material akibat kebakaran tersebut diperkirakan mencapai Rp2 miliar.
Kebakaran terjadi di perbatasan RT 13 Kelurahan Belimbing dan RT 7 Desa Kapar sekitar pukul 16.30 Wita. Api dengan cepat merambat di tengah permukiman yang rumahnya didominasi bangunan berbahan kayu dan berdiri berdekatan.
Berdasarkan hasil identifikasi Polres Tabalong, empat rumah yang terbakar berada di Kelurahan Belimbing. Rumah tersebut masing-masing milik Ema Mahadiana, Hamkani, Abdurrahman, dan Armasyah.
Sementara itu, tujuh rumah lainnya berada di Desa Kapar. Rumah tersebut milik Sumadi, Sarwo Bangun, Abdul Said, H Supriyanto, Slamat Purnomo, Yatinem, dan Sutiman.
Kondisi bangunan yang didominasi material kayu serta jarak antarrumah yang berdekatan membuat api cepat merambat. Kebakaran juga terjadi saat wilayah tersebut memasuki musim kemarau.
Penyebab Kebakaran Diselidiki
Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo Jayawardana melalui Kasi Humas Polres Tabalong Iptu Heri Siswoyo mengatakan, penyebab kebakaran belum dapat dipastikan.
"Sumber api masih dalam penyelidikan petugas," tegas Heri, Minggu (30/8/2026).
Penyelidikan melibatkan Unit Inafis Satreskrim Polres Tabalong. Penanganan perkara berada di bawah Satreskrim Polres Tabalong yang dipimpin Kasat Reskrim AKP Danang Eko Prasetyo.
Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut. Namun, kerugian material dari seluruh bangunan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar Rp2 miliar.
Puluhan unit pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi. Meski demikian, api sulit dikendalikan karena cepat merambat di kawasan permukiman tersebut.
Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 18.00 Wita atau satu setengah jam setelah kebakaran terjadi.
Heri mengingatkan masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama selama musim kemarau.
"Kami mengimbau kepada masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi terjadinya kebakaran, khususnya dengan memastikan kondisi instalasi listrik, kompor, serta sumber-sumber api lainnya dalam keadaan aman sebelum meninggalkan rumah," tegasnya. (*)
Editor : M. Ramli Arisno