RADARBANJARMASINJAWAPOS.COM, MARABAHAN – Kualitas udara di sejumlah wilayah Kabupaten Barito Kuala (Batola) terganggu akibat kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di beberapa titik.
Mengantisipasi dampak karhutla terhadap kesehatan masyarakat, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Batola turun langsung membagikan masker kepada pelajar, tenaga pendidik, hingga pengguna jalan, Rabu (26/8).
Kegiatan tersebut melibatkan Bupati Batola H Bahrul Ilmi, Kapolres Batola AKBP Susilawati, Kajari Batola Andrianto Budi Santoso, serta Ketua DPRD Batola Ayu Dyan Liliana W.
Rangkaian kegiatan diawali dari titik kumpul di Kantor Pemerintah Daerah Kabupaten Batola. Rombongan kemudian berjalan kaki menuju TK Kemala Bhayangkari 14 untuk membagikan masker kepada siswa dan tenaga pendidik.
Selanjutnya, pembagian masker dilanjutkan ke SDN Ulu Benteng 2 dan SMAN 1 Marabahan. Di SMAN 1 Marabahan, Kajari Batola Andrianto Budi Santoso turut menyampaikan imbauan pencegahan karhutla kepada para pelajar.
Selain membagikan masker, Kejari Batola juga menyerahkan poster edukasi pencegahan karhutla kepada siswa-siswi. Edukasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran generasi muda untuk ikut menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya kebakaran lahan.
Rute kemudian berakhir di perempatan lampu merah Marabahan. Di lokasi tersebut, rombongan membagikan masker kepada warga dan pengendara yang melintas.
Kajari Batola bersama Bupati dan Kapolres Batola juga mengingatkan masyarakat agar rutin menggunakan masker, khususnya ketika beraktivitas di luar ruangan.
Langkah tersebut dilakukan untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan, terutama Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), akibat paparan asap karhutla.
Kajari Batola Andrianto Budi Santoso menegaskan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian
"sekaligus langkah preventif dalam melindungi masyarakat dari dampak buruk karhutla," ungkapnya.
Sementara itu, Bupati Batola H Bahrul Ilmi mengatakan, karhutla menjadi perhatian bersama. Pemkab Batola bersama Forkopimda dan pihak terkait terus berupaya melakukan penanganan serta pencegahan agar titik api tidak semakin meluas.
"Yang kami hadapi sementara ini titik api yang muncul di beberapa wilayah. Kami berupaya melakukan pencegahan dan mengantisipasi agar titik api tidak semakin meluas, sehingga kualitas udara di Batola semakin membaik," ujarnya.
Editor : Arif Subekti