RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Rantau – Dua kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di Kabupaten Tapin, Rabu (26/8/2026). Dalam waktu kurang dari dua jam, api membakar lahan semak belukar di Kelurahan Bitahan, Kecamatan Lokpaikat dan Desa Gadung Keramat, Kecamatan Bakarangan. Total lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 0,75 hektare.
Kepala Pelaksana BPBD Tapin Muhammad Nor mengatakan, kejadian pertama berlangsung di Kelurahan Bitahan, Kecamatan Lokpaikat, sekitar pukul 12.26 Wita.
“Luas lahan yang terbakar sekitar 0,5 hektare. Jenis lahannya semak belukar,” ujarnya.
Petugas gabungan langsung bergerak melakukan pemadaman setelah menerima laporan. Tim TRC BPBD Tapin bersama TNI, Polri, Posko Gabungan Karhutla dan masyarakat dikerahkan ke lokasi.
Pemadaman dilakukan menggunakan unit tangki. Setelah dilakukan penanganan, titik api berangsur padam.
Selang sekitar satu setengah jam kemudian, karhutla kembali dilaporkan terjadi di Desa Gadung Keramat, Kecamatan Bakarangan.
Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 13.59 Wita dengan luas lahan yang terbakar diperkirakan sekitar 0,25 hektare.
“Untuk penyebab kebakaran di dua lokasi tersebut masih belum diketahui,” kata Muhammad Nor.
Di lokasi kedua, pemadaman juga melibatkan tim TRC BPBD Tapin, TNI, Polri, Balakar, Bapara, Posko Gabungan Karhutla serta masyarakat.
Petugas kembali menggunakan unit tangki untuk melakukan pembasahan dan pemadaman. Hingga laporan terakhir, titik api di lokasi tersebut juga berangsur padam.
Muhammad Nor mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi karhutla. Terlebih kondisi lahan yang kering membuat api lebih mudah menyebar.
Ia juga mengajak masyarakat segera melaporkan apabila melihat adanya titik api atau kebakaran lahan agar bisa ditangani secepat mungkin.
“Semakin cepat dilaporkan, semakin cepat juga dilakukan penanganan. Kami mengharapkan masyarakat ikut membantu mencegah karhutla,” pungkasnya.
Editor : M Oscar Fraby