Lahan Kosong di Pulau Bromo Terbakar, Polairud Padamkan Api

Maulana Radar Banjarmasin • Dipublikasikan Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:58 WIB
PADAMKAN API: Personel Sat Polairud Polresta Banjarmasin berjibaku memadamkan kebakaran lahan di kawasan Pulau Bromo, Rabu (19/8/2026)
PADAMKAN API: Personel Sat Polairud Polresta Banjarmasin berjibaku memadamkan kebakaran lahan di kawasan Pulau Bromo, Rabu (19/8/2026)

RADARBANJARMASINJAWAPOS.COM, Banjarmasin – Lahan kosong di kawasan Pulau Bromo, Kelurahan Mantuil, Banjarmasin Selatan, terbakar pada Rabu (19/8/2026) sore. Kobaran api terlihat cukup besar hingga melumat semak di lahan tersebut.

Lokasi kebakaran yang hanya dapat dijangkau melalui jalur air membuat personel Sat Polairud Polresta Banjarmasin bergerak menggunakan sarana apung. Begitu menerima laporan, petugas langsung menuju lokasi dengan membawa pompa untuk melakukan pemadaman.

Tim yang dipimpin Kajaga Regu 2 Aiptu Munif P langsung berjibaku menjinakkan kobaran api. Setelah beberapa waktu melakukan pemadaman, api akhirnya berhasil dikendalikan.

Kasat Polairud Polresta Banjarmasin Kompol Dading Kalbu Adie mengatakan, personelnya melaksanakan quick response setelah menerima informasi adanya dugaan kebakaran lahan di kawasan Pulau Bromo.

"Anggota Sat Polairud Polresta Banjarmasin menggunakan sarana apung KP XIII-1003-28 melaksanakan quick response dugaan adanya karhutla (kebakaran lahan) yang berlokasi di Pulau Bromo, Kelurahan Mantuil, Banjarmasin Selatan,"  terang Dading, Kamis (20/8/2026).

Menurutnya, api berhasil dipadamkan setelah petugas cukup lama melakukan penanganan di lokasi.
"Setelah cukup lama bekerja, api dapat dipadamkan,"  katanya.

Dading mengingatkan, kondisi cuaca yang terik membuat api mudah membesar dan merambat. Terlebih, lahan kosong yang dipenuhi semak dan tumbuhan kering sangat mudah terbakar.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan sembarangan. Selain berdampak terhadap lingkungan dan kesehatan, pembakaran lahan dapat berujung pada proses hukum.

"Dampaknya terhadap kesehatan dan kawasan perairan, khususnya pengguna transportasi air,"  tegasnya.

Selain itu, sambung Dading, personel dikerahkan membagikan masker kepada masyarakat di sejumlah titik di kawasan perkotaan. Hal ini dilakukan mengingat dalam beberapa hari terakhir kualitas udara tercemar asap akibat kebakaran lahan.

"Kita berdoa dan berharap kemarau panjang ini segera berakhir, sehingga dampak kebakaran lahan dapat berkurang," pungkasnya.

Editor : Arif Subekti
kelurahan mantuil karhutla Pulau Bromo polairud banjarmasin selatan