Kabut Asap Pekat Selimuti Amuntai, Pengendara Diminta Ekstra Hati-hati

M Akbar Radar Banjarmasin • Dipublikasikan Kamis, 20 Agustus 2026 | 11:00 WIB
Kabut asap menyelimuti Kota Amuntai, Kabupaten HSU, menyebabkan jarak pandang pengendara menurun pada pagi hari,  Kamis (20/8/2026), (Foto: M Akbar/Radar Banjarmasin)
Kabut asap menyelimuti Kota Amuntai, Kabupaten HSU, menyebabkan jarak pandang pengendara menurun pada pagi hari, Kamis (20/8/2026), (Foto: M Akbar/Radar Banjarmasin)

 

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Amuntai – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) dan daerah sekitarnya mulai mengganggu aktivitas warga. Kondisi paling terasa saat  pagi hari.

Jarak pandang bahkan diperkirakan hanya berkisar 3–5 meter. Asap yang cukup pekat membuat pengguna jalan harus lebih berhati-hati karena pandangan ke depan menjadi terbatas.

Kondisi tersebut terutama terjadi pada pagi hari. Seiring matahari mulai meninggi, kabut asap perlahan menipis sehingga jarak pandang kembali membaik.

Salah seorang warga Amuntai, Rida, mengatakan dirinya sudah sekitar tiga pekan membiasakan diri menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah. Kebiasaan itu kembali dilakukan setelah pandemi Covid-19 pada 2020.

“Aktivitas saya mengantar anak ke sekolah, lalu ke kampus,” ujar Rida yang merupakan pengajar di salah satu perguruan tinggi di Kota Amuntai, Kamis (20/8/2026) 

Ia berharap kabut asap segera berakhir. Dia juga mengingatkan masyarakat yang membuka lahan agar tidak menggunakan cara membakar karena dapat memperparah kondisi udara dan mengganggu aktivitas warga.

“Semoga kabut asap segera selesai. Masyarakat yang membuka lahan juga diharapkan tidak melakukan pembakaran,” katanya.

Kapolres HSU AKBP Agus Nuryanto melalui Kasat Lantas Iptu Tri Wibowo mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan saat berkendara di tengah kondisi kabut asap.

Menurutnya, kabut asap yang cukup pekat dapat mengurangi jarak pandang pengendara dan meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.

“Kami mengimbau warga pengguna kendaraan bermotor, baik roda dua maupun roda empat, agar menyalakan lampu senja apabila kabut asap sangat pekat,” kata Tri.

Pengendara juga diminta tetap fokus dan mengurangi kecepatan apabila kondisi jarak pandang terbatas.

“Fokus dalam berkendara agar risiko kecelakaan dapat dihindari,” ujarnya.

IA juga mengingatkan masyarakat untuk membiasakan menggunakan masker selama kondisi udara masih dipengaruhi kabut asap.

Sebelumnya, Satlantas Polres HSU juga melaksanakan kegiatan sosial dengan membagikan masker kepada pengendara di wilayah perkotaan Amuntai. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat di tengah kondisi kabut asap yang melanda.

Pihak kepolisian mengingatkan masyarakat untuk tidak mengabaikan keselamatan saat berkendara, terutama pada pagi hari ketika kabut asap cenderung lebih pekat.

Editor : M Oscar Fraby
karhutla Kabut Asap Amuntai polres hsu