RADAR BANJARMASIN, BARABAI – Polisi mengevakuasi jasad seorang pria yang ditemukan meninggal dunia di area persawahan Desa Tungkup, Kecamatan Labuan Amas Utara, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Selasa (18/8/2026).
Korban diketahui bernama Jumrani alias Ijum (48), warga Desa Tungkup. Jasadnya ditemukan di persawahan di belakang Gudang Bumdes Desa Tungkup RT 002/001 sekitar pukul 08.00 Wita.
Temuan tersebut ditindaklanjuti Pamapta Polres HST bersama Unit Inafis Satreskrim Polres HST dengan mendatangi lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Kapolres HST AKBP Jupri JHP Tampubolon, menyampaikan bahwa dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Dari hasil olah TKP, barang-barang milik korban seperti telepon seluler dan KTP masih ditemukan. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan,” ujarnya.
Sebelumnya, korban diketahui meninggalkan rumah pada Minggu (16/8) sekitar pukul 23.00 Wita dengan mengendarai sepeda pancal. Korban kemudian tidak kunjung pulang sehingga pihak keluarga melakukan pencarian.
Keluarga juga melaporkan hilangnya korban ke Polsek Labuan Amas Utara pada Senin (17/8) malam. Polisi kemudian melakukan pencarian bersama masyarakat.
Pencarian berlanjut hingga Selasa pagi. Kakak kandung korban, Bahrudin, akhirnya menemukan korban dalam kondisi terlentang dengan posisi miring ke kiri dan sepeda pancal miliknya berada di bawah tubuh korban.
Bahrudin kemudian meminta pertolongan. Pambakal bersama warga mendatangi lokasi dan selanjutnya petugas kepolisian melakukan evakuasi serta pemeriksaan awal.
Dari keterangan pihak keluarga, korban diketahui memiliki riwayat penyakit darah tinggi. Keluarga kemudian menyatakan tidak menginginkan dilakukan visum maupun autopsi terhadap jenazah.
Pihak keluarga membuat surat pernyataan dan selanjutnya membawa jenazah ke rumah duka untuk dimakamkan secara Islam.
Kapolres HST AKBP Jupri JHP Tampubolon turut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban atas musibah tersebut.
"Polisi memastikan dari pemeriksaan awal tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan lain pada tubuh korban," pungkasnya.
Editor : Arif Subekti