Pasar Kampung Gadang Ambruk Jelang Subuh, Pedagang Soroti Kondisi Bangunan Tua

Zulvan Rahmatan • Dipublikasikan Rabu, 19 Agustus 2026 | 14:18 WIB
Plafon lorong depan Pasar Kampung Gadang, Banjarmasin Tengah, ambruk menjelang Subuh, Rabu (19/8/2026). Reruntuhan sempat menutup akses masuk pasar.(Zulvan Rahmatan/Radar Banjarmasin)
Plafon lorong depan Pasar Kampung Gadang, Banjarmasin Tengah, ambruk menjelang Subuh, Rabu (19/8/2026). Reruntuhan sempat menutup akses masuk pasar.(Zulvan Rahmatan/Radar Banjarmasin)

 

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Banjarmasin - Plafon lorong depan Pasar Kampung Gadang, Banjarmasin Tengah, ambruk menjelang Subuh, Rabu (19/8/2026). Bagian yang runtuh berada di lorong depan saat hendak memasuki area pasar. 

Plafon tersebut menggunakan material kayu dan beton sehingga ketika ambruk, turut merusak bagian dinding dan mengoyak material beton pada pilar penyangga.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 04.00 Wita ketika sejumlah pedagang mulai menyiapkan dagangan. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut.

Salah seorang pedagang, Amat, mengatakan memang sudah berada di pasar sejak tengah malam, sekaligus menginap di toko.

Menjelang subuh, ia sedang merapikan sayur-mayur hendak besiap membuka toko. Sejurus itu, tiba-tiba terdengar suara ambruk yang cukup keras.

“Saya langsung berpikir lari menyelamatkan diri,” ujarnya.

Menurut Amat, saat kejadian hanya terdapat beberapa orang di sekitar pasar, termasuk penjaga malam bernama H Mulkan. Setelah kejadian, petugas juga memastikan kondisi kelistrikan di sekitar lokasi.

Sementara itu, pedagang lainnya, Masniati, menyebut kerusakan pada bagian bangunan sudah terlihat sejak malam sebelum ambruk total.

Sekitar pukul 19.00 Wita, mulai terlihat bagian bangunan yang mengalami kerusakan. 

Material kemudian ada yang runtuh sedikit demi sedikit sekitar pukul 22.00 Wita sebelum akhirnya ambruk lebih besar sekitar pukul 04.00 Wita.

Reruntuhan sempat menutup akses utama pasar dengan ketinggian material mencapai lebih dari satu meter. Sejumlah meja pedagang juga terkena material bangunan.

Masniati bersama pedagang lainnya kemudian bergotong royong membersihkan puing agar akses menuju toko kembali dapat dilalui.

Ia juga menyoroti kondisi Pasar Kampung Gadang yang dinilainya sudah cukup tua. Selama sekitar 18 tahun berjualan di lokasi tersebut, ia mengaku hampir tidak pernah melihat perbaikan besar pada kondisi bangunan.

Menurutnya, kondisi toko dan bagian dalam pasar juga sudah kurang layak. Salah satu tandanya terlihat dari struktur lantai yang mengalami perubahan dan tidak lagi rata, dengan sejumlah bagian tampak turun-naik.

“Sudah lama kondisi pasar seperti ini,” keluhnya.

Berdasarkan laporan BPBD Kota Banjarmasin, bagian yang ambruk merupakan jalan masuk pasar berupa pilar penyangga bagian atas.

BPBD menyebut kondisi pondasi bangunan yang sudah tua menjadi penyebab ambruknya bagian atas pilar.

“Dua pilar penyangga bagian atas dilaporkan mengalami kerusakan,” tulis laporan BPBD.

Petugas BPBD bersama Kelurahan Gadang dan warga kemudian melakukan pendataan serta membantu evakuasi barang pedagang pada pasar yang tercatat sebagai aset atau milik Perumda Pasar Kota Banjarmasin tersebut.

Editor : M Oscar Fraby
pasar kampung gadang ambruk BPBD Banjarmasin