RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BANJARBARU - Sebanyak 11 laptop dan tiga proyektor milik SDN 3 Guntung Manggis, Banjarbaru, raib dicuri. Polisi kemudian mengamankan sejumlah terduga pelaku yang masih di bawah umur.
Peristiwa tersebut diketahui setelah ruang penyimpanan perangkat pembelajaran sekolah ditemukan dalam kondisi berantakan. Sejumlah perangkat elektronik beserta perlengkapannya diketahui hilang.
Barang yang dicuri terdiri atas 11 unit laptop beserta perangkat penunjangnya, serta tiga unit proyektor lengkap dengan kabel.
Pihak sekolah bersama warga, Ketua RT setempat, dan aparat keamanan kemudian menelusuri rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi.
"Dari rekaman CCTV tersebut, kami bersama warga dan pihak terkait berhasil mengantongi identitas para terduga pelaku, hingga akhirnya mereka diamankan dan diserahkan ke pihak Kepolisian," ujar Guru SDN 3 Guntung Manggis, Zainal Muttaqin, Selasa (18/8/2026).
Para terduga pencuri cilik yang masih di bawah umur tersebut diamankan di kediaman masing-masing sebelum diserahkan kepada jajaran Polsek Liang Anggang untuk proses lebih lanjut.
Polisi Dalami Keterlibatan Penadah
Kanit Reskrim Polsek Liang Anggang Iptu Isman Riskadani membenarkan penangkapan para terduga pelaku pencurian fasilitas sekolah tersebut.
"Para terduga pelaku masih berstatus anak di bawah umur. Oleh karena itu, proses hukum akan dilakukan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku terkait Anak yang Berhadapan dengan Hukum (ABH)," tegas Iptu Isman Riskadani.
Saat ini, penyidik Polsek Liang Anggang masih memeriksa dan mendalami kasus tersebut. Polisi juga berupaya mengungkap motif pencurian, serta memastikan ada atau tidaknya keterlibatan pihak lain.
Penyidik turut mendalami kemungkinan adanya penadah barang hasil curian.
Sementara itu, pihak SDN 3 Guntung Manggis berharap kejadian serupa tidak kembali terjadi. Pengamanan fasilitas sekolah dan pengawasan inventaris perangkat pembelajaran akan ditingkatkan untuk menjaga kelancaran kegiatan belajar-mengajar.
"Ke depan, pengamanan fasilitas sekolah serta pengawasan terhadap inventaris perangkat pembelajaran akan makin ditingkatkan demi menjaga kelancaran aktivitas belajar-mengajar," imbuh Zainal. (*)
Editor : M. Ramli Arisno