RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Banjarmasin - Kebakaran dua rumah di Jalan Banjar Permai III RT 05, Kelurahan Pemurus Dalam, Banjarmasin Selatan, Senin (17/8/2026) malam, menewaskan Suriati, 70, yang terjebak di dalam rumah.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 20.45 Wita itu juga menyebabkan saudara korban, Hj Herliani, 67, mengalami luka bakar serius pada pergelangan tangan kiri.
Suriati ditemukan sudah meninggal dunia di ruangan bagian belakang rumah. Sementara Herliani diduga terluka saat berupaya menyelamatkan kakaknya.
Api Berkobar Cepat
Riski, putra pemilik rumah yang berada tepat di sebelah lokasi kejadian, mengatakan saat kebakaran terjadi dirinya sedang berada di Banjarbaru.
"Waktu itu saya lagi di Banjarbaru. Dapat kabar rumah di samping rumah orang tua saya terbakar. Kata orang tua saya, apinya sudah besar ketika warga mengetahui ada kebakaran," ujarnya.
Menurut Riski, berdasarkan cerita orang tuanya, api berkobar cukup cepat. Sebelum kebakaran diketahui warga, sempat terdengar suara seperti benda terbakar dari rumah tersebut.
"Katanya sempat terdengar seperti ada benda terbakar. Tapi orang tua saya tidak memastikan karena hanya mendengar suaranya," tuturnya.
Saat kebakaran terjadi, kedua korban berada di dalam rumah. Salah seorang korban juga sempat berteriak meminta pertolongan.
"Katanya sempat berteriak minta tolong, tetapi hampir semua warga sudah beristirahat, dan baru tahu kebakaran setelah berkobar," katanya.
Riski mengatakan Suriati merupakan kakak Herliani dan selama ini tinggal bersama adiknya tersebut. Herliani diketahui merupakan pensiunan Bank Indonesia (BI) dan sudah sekitar 15 tahun pensiun.
"Korban luka bakar, Hj Herliani, pensiunan Bank BI. Sudah kurang lebih 15 tahun pensiun, sama seperti ayah saya," jelas Riski.
Herliani diduga mengalami luka bakar saat berusaha menyelamatkan kakaknya. Namun, upaya tersebut tidak berhasil.
"Katanya beliau berusaha menyelamatkan kakaknya. Tapi tidak bisa lagi. Bahkan dijatuhi kayu yang sudah menjadi bara," ungkapnya.
Riski mengaku syok ketika tiba di lokasi dan melihat proses evakuasi korban.
"Saya sempat syok ketika baru tiba dari Banjarbaru melihat relawan mengevakuasi jasad. Pikiran sudah kacau. Saya tanya, ternyata ada korban jiwa dalam musibah ini," ucapnya.
Satu Rumah Hangus
Ketua RT 05 Muhammad Paurani mengatakan rumah yang terbakar merupakan milik Hj Herliani.
"Informasi yang kita dapatkan, korban ini terjebak di ruangan yang ada di belakang," ujarnya.
Kapolsek Banjarmasin Selatan Kompol Christugus Lirens membenarkan adanya korban jiwa dalam kebakaran tersebut.
"Untuk korban, ada satu orang yang meninggal dan ada satu orang yang mengalami luka bakar, ditemukan di ruang belakang," ujar Christugus.
Christugus mengatakan satu rumah mengalami kerusakan berat akibat dilalap api. Sementara satu rumah lainnya hanya terdampak pada bagian plafon.
"Ada satu rumah yang hangus terbakar dan satu rumah lainnya bagian plafonnya yang kena," tambahnya.
Hingga berita ini ditulis, polisi masih menyelidiki penyebab kebakaran. Sumber api belum dapat dipastikan.
"Saat ini saya dan anggota masih melakukan penyelidikan. Kalau nanti sudah ada titik terang, akan kita informasikan kembali," pungkas Christugus. (*)
Editor : M. Ramli Arisno